Nasional

15 Tersangka Pungli Rutan KPK Terima Jatah Rp3-10 Juta Untuk Periode

Liputan76 – JAKARTA – Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , Asep Guntur Rahayu mengungkap besaran yang dimaksud diterima para terdakwa perkara dugaan pungutan liar (pungli) dalam rumah tahanan (Rutan) KPK . Uang dari tahanan dibagikan setiap bulan.

Besaran nominal yang digunakan para terdakwa terima bervariasi, dari Rp500 ribu-10 jt per bulan. Penentuan nominal yang dimaksud mereka terima ditentukan dengan tempat dan juga tugas mereka.

“AF (Achmad Fauzi, Kepala Rutan) juga RT (Ristanta, Plt Kepala Rutan) mendapatkan beberapa sekitar Rp10 jt (per bulan),” ujar Asep ketika konferensi pers di dalam kantornya, hari terakhir pekan (15/3/2024).

Asep juga menyebutkan besaran yang dimaksud diterima para petugas rutan yang tersebut berkisar antara Rp3-10 jt setiap bulannya.

“HK (Hengki), EAP (Eri Angga Permana), DR (Deden Rochendi), SH (Suharlan), ARH (Ari Rahman Hakim), AN (Agung Nugroho) masing-masing mendapatkan beberapa jumlah sekitar Rp3-10 juta,” tuturnya.

Dalam kurun waktu 2019-2023, Asep menyatakan total uang yang dimaksud diraup para terperiksa lebih besar dari Rp6 miliar.

“Rentang waktu 2019-2023, besaran jumlah agregat uang yang diterima HK dkk sejumlahsekitar Rp6,3 miliar dan juga masih akan dilaksanakan penelusuran juga pendalaman kembali untuk aliran uang maupun penggunaannya,” jelasnya.

Seperti diketahui, 15 terperiksa yang digunakan dimaksud adalah Kepala Rutan Fakultas KPK, Achmad Fauzi (AF); pegawai negeri yang tersebut dipekerjakan (PNYD) yang digunakan ditugaskan sebagai Petugas Pusat Rutan KPK periode 2018-2022, Hengki (HK); PNYD yang mana ditugaskan sebagai Petugas Pengamanan juga Pit Kepala Unit Rutan KPK periode 2018, Deden Rochendi (DR); kemudian PNYD yang mana ditugaskan sebagai Petugas Pengamanan, Sopian Hadi (SH).

Kemudian, PNYD yang tersebut ditugaskan sebagai Petugas Unit Rutan KPK serta Plt Kepala Unit Rutan KPK periode 2021, Ristana (RT); PNYD yang mana ditugaskan sebagai Petugas Fakultas Rutan KPK, Ari Rahman Hakim (ARH); PNYD yang dimaksud ditugaskan sebagai Petugas Unit Rutan KPK, Agung Nugroho (AN); dan juga PNYD yang digunakan ditugaskan sebagai Petugas Pusat Rutan KPK periode 2018 s/d 2022, Eri Angga Permana (EAP).

Selanjutnya, Petugas Pusat Rutan KPK, Muhamad Ridwan (MR), Suharlan (SH), Ramadhan Ubaidillah A (RUA), Mahdi Aris (MHA), Wardoyo (WD), Muhammad Abduh (MA), dan juga Ricky Rachmawanto (RR).

Related Articles

Back to top button