Kesehatan

3 Manfaat Tak Terduga dari Makanan Pedas yang digunakan Jarang Diketahui

Liputan76 – Makanan pedas tidak ada semata-mata cabai, tapi bisa saja juga sebagai paprika atau rempah dapur seperti jahe maupun merica. Dan tak berbagai yang tersebut tahu kalau makanan pedas ternyata punya kegunaan untuk kesehatan.

Selama ini, berbagai orang mengira kalau makanan pedas hanya sekali bisa saja menambah nafsu makan. Hal ini seperti yang dikatakan Senior Marketing Manager PT. Wiryamanta Sadina, Inggrid Gani.

“Bagi sebagian orang, rasa pedas justru akan menambah selera makan pada waktu menikmati hidangan yang dimaksud disajikan. Ada sesuatu yang dimaksud terasa hilang serta kurang lengkap jikalau tidak ada ada cita rasa pedas yang mana membakar lidah pada waktu menikmati menu kuliner,” ujar Inggrid melalui keterangan yang mana diterima suara.com, Hari Jumat (12/1/2024).

Hal inilah yang digunakan kemudian membuatnya menghadirkan kampanye burning sensation alias membakar lidah pada series Wingstop Inferno, yaitu untuk menambah selera makan warga Indonesia.

Namun faktanya, khasiat makanan pedas jarak jauh lebih besar sejumlah daripada sekadar meningkatkan nafsu makan. Meski makanan pedas tidak ada cocok untuk semua orang, khususnya pada orang dengan permasalahan pencernaan, tapi untuk para penggemarnya, ada faedah yang tersebut bisa jadi didapat.

Ini dia, seperti dilansir dari laman Health:

1. Menurunkan berat badan

Sebuah ulasan studi tahun 2022 mencatatkan data bahwa makanan pedas mengandung capsaicin yang mana bisa saja menurunkan nafsu makan. Meski begitu, hal ini tidak ada lantas jadi jaminan bahwa seseorang yang digunakan makan makanan pedas akan terlindungi dari obesitas jangka panjang.

2. Memperpanjang umur

Makanan pedas bisa jadi melanjutkan umum dikarenakan terkait dengan efek penangkal radikal lalu anti inflamasi dari capsaicin yang mana biasa ada di area cabai hingga paprika.

Tinjauan 2021, para peneliti menemukan bahwa penikmat makanan pedas mengalami penurunan risiko kematian dari semua akibat kemampuan fisik sebesar 12 persen jikalau dibandingkan dengan merekan yang mana bukan rutin mengkonsumsi makanan pedas.

3. Baik untuk jantung

Beberapa bukti menunjukan makanan pedas bisa saja menurunkan tekanan darah lalu kolesterol, dua kondisi yang tersebut dapat meningkatkan risiko sakit jantung.

Termasuk juga studi 2022, menemukan fakta bahwa makanan pedas dan juga paprika mampu meningkatkan adrenalin, dengan menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung atau stroke.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button