Kesehatan

4 Alasan Tidak Boleh Minum Teh ketika Sahur, Bikin Asam Lambung Naik

Liputan76 – JAKARTA – Sebagian orang memilih konsumsi teh ketika sahur lantaran dipercaya bisa jadi memberikan energi untuk menjalankan puasa sepanjang hari. Sayangnya, kebiasaan ini bukan dianjurkan dari segi kesehatan.

Ada beberapa alasan mengapa disarankan untuk menghindari minum teh pada waktu sahur lantaran bisa jadi menyebabkan banyak efek samping. Disarankan memilih minuman yang digunakan tambahan menghidrasi seperti air putih atau jus buah untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama berpuasa.

Jika Anda tetap memperlihatkan ingin minum teh, pastikan untuk membatasi konsumsi kafein juga memilih teh herbal yang tersebut bukan mengandung kafein ketika sahur. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi jikalau Anda mempunyai perasaan khawatir atau kondisi kondisi tubuh tertentu.

Alasan Tidak Boleh Minum Teh pada waktu Sahur

Berikut alasan tidak ada boleh minum teh ketika sahur dilansir dari Health Line, Hari Sabtu (16/3/2024).

1. Efek Diuretik

Teh mengandung kafein, yang merupakan zat diuretik yang mana dapat meningkatkan produksi urine dan juga menyebabkan dehidrasi. Minum teh ketika sahur dapat memproduksi Anda tambahan cepat merasa haus juga kekurangan cairan selama berpuasa.

2. Gangguan Pencernaan

Minum teh dengan perut kosong pada waktu sahur dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada beberapa orang. Kafein di teh dapat merangsang produksi asam lambung, yang dimaksud dapat menyebabkan sensasi terbakar atau gangguan pencernaan lainnya.

3. Menurunkan Kadar Gula Darah

Kafein di teh dapat mempercepat metabolisme lalu menurunkan kadar gula darah. Hal ini dapat menyebabkan rasa lapar lebih tinggi cepat muncul selama berpuasa.

4. Kebutuhan Cairan

Saat sahur, tubuh membutuhkan asupan cairan yang digunakan cukup untuk menghindari dehidrasi selama puasa. Meminum teh, khususnya yang dimaksud mengandung kafein, dapat menyebabkan kehilangan cairan lebih banyak cepat.

Related Articles

Back to top button