Kesehatan

9 Panduan Santap Sahur Seimbang agar Puasa Lancar Selama Ramadan

Liputan76 – JAKARTA – Ramadan sudah tiba, seluruh umat muslim pada seluruh dunia pun bersiap untuk melaksanakan puasa selama satu bulan penuh. Sebelum berpuasa di dalam waktu fajar hingga maghrib, kita dianjurkan untuk bersantap sahur sesaat sebelum adzan subuh.

Perawat sekaligus health educator Rizal Do punya beberapa panduan atau tips yang mana sebaiknya dijalankan oleh warga ketika bersantap sahur. Hal itu bertujuan agar tubuh tetap saja sehat juga mendapat asupan yang digunakan cukup ketika bulan puasa.

Menilik akun X pribadinya, @afrkml, berikut panduan sahur yang dimaksud diberikan Rizal untuk rakyat yang mana akan menjalankan ibadah puasa.

1. Santap Makanan Berkuah

Rizal menuturkan, ketika sahur usahakan untuk mengonsumsi makanan berkuah. Sebab, cairan yang terkandung pada kuah makanan dapat lebih besar mudah terserah oleh sel tubuh.

2. Makan Makanan Tinggi Serat

Tahukah Anda makanan tinggi serat itu dapat menimbulkan perut terasa kenyang lebih lanjut lama? Biasanya makanan jenis ini banyak ditemukan pada sayuran dan juga buah-buahan. Untuk itu, Rizal Do menyarankan ketika sahur penduduk dapat memenuhi permintaan tubuh ini.

“Sayuran lalu buah akan bikin kamu kenyang lebih tinggi lama. Usahakan ada minimal dua variasi sayuran,” kata Rizal Do.

3. Padat Kalori

Tidak hanya sekali serat, pemilihan karbohidrat kompleks juga dapat memberikan energi lama pada tubuh jikalau dibandingkan dengan karbohidrat sederhana.

4. Atur untuk Minum Satu Gelas

Rizal Do mengatakan, ada baiknya seseorang terlebih dulu meminum satu gelas air putih pada pada waktu bangun tidur, sebelum makan sahur, lalu pasca makan sahur. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tubuh dari dehidrasi.

5. Hindari Minuman Berkafein

Pada ketika bulan puasa minuman berkafein seperti teh atau kopi memang benar kerap ditemukan sebagai teman berbuka puasa maupun sahur. Namun usahakan agar menghindari kebiasaan itu oleh sebab itu mampu memproduksi kita buang air kecil (BAK) secara terus-menerus sehingga sejumlah cairan yang terbuang.

“Kalau bisa jadi hindari minum teh anget atau kopi sebab mampu beser dan juga cairan terbuang,” katanya.

6. Kurangi Makanan Berlemak, Gorengan, kemudian Pedas

Sulit rasanya untuk menghindari makanan berlemak, gorengan, kemudian pedas pada pada waktu sahur. Tapi, mau bukan mau kebiasaan itu harus dikurangi atau bahkan tidak ada diadakan demi sanggup menjaga kondisi tubuh ketika berpuasa.

7. Siapkan Makan Sahur sebelum Tidur

Meskipun terlihat sepele, tetapi kondisi ini dapat membantu seseorang menyiapkan sahur tambahan cepat lalu tak terburu-buru.

“Siapkan makanan sahur sebelum tidur sehingga Anda dapat bangun mendekati adzan subuh dan juga makan agar bukan perlu tidur lagi,” tutur Rizal.

8. Tidak Rebahan atau Tidur usai Sahur

Pada pada waktu mengantisipasi adzan subuh atau pasca sahur mungkin saja seseorang akan menghabiskan waktunya dengan bersantai sambil tiduran. Padahal, kebiasaan ini tidaklah boleh dijalankan oleh sebab itu mampu meningkatkan risiko refluks atau naiknya lambung ke kerongkongan yang digunakan semakin lama sanggup memproduksi orang itu terkena gerd.

9. Tidak Makan Berlebihan

Meskipun tujuan sahur untuk menjaga dari rasa lapar dan juga haus pada ketika berpuasa, namun bukanlah berarti kondisi itu dimanfaatkan sebagai event makan sebanyak-banyaknya, terlebih dengan berfokus pada asupan karbohidrat. Karena hal itu belaka akan menghasilkan lonjakan glukosa yang dimaksud nantinya akan secara tajam memproduksi Anda merasa lapar dalam pagi hari.

Related Articles

Back to top button