Nasional

Amrih Ceritakan Detik-detik Tiga Keluarganya Jadi Korban Tewas Tembok SPBU Roboh di tempat Tebet

Liputan76 – Tiga orang tewas tertimpa reruntuhan tembok SPBU Tebet, DKI Jakarta Selatan, Hari Minggu (21/1/2024). Ketiganya ternyata merupakan satu keluarga.

Adapun ketiga korban tewas bernama Samedi Iriyanto (80), Nyonya Thio Tjnnio (74), lalu Ami Kusuma Dewi (35). Sementara satu korban lainnya yang mana masih di perawatan yakni Muhammad Febian (8).

Anak korban bernama Amrih (40) menceritakan detik-detik sebelum tenbok yang disebutkan roboh lalu menipa keluarganya.

“Saya keluarga korban. Anak dari bapak ibu saya, serta yang tersebut korban satunya itu adik saya,” kata Amrih, ketika dikonfirmasi, Hari Senin (22/1/2024).

Saat itu kata Amrih, dirinya sedang berkumpul di tempat warung milik keluarganya tersebut.

Kemudian Amrih pamit untuk ibunya untuk pergi sama-sama teman-temannya. Sebelum berangkat, ia memberikan makanan juga obat terhadap ibunya yang tersebut sedang sakit.

Tak lama mengundurkan diri dari rumah, Amrih secara langsung mendapat kabar keluarganya tewas tertimpa tembok SPBU Pertamina.

“Posisi saya habis kasih makan ibu, saya kasih minum obat. Adik saya datang. Habis itu saya izin ke teman-teman. Pas tembok roboh saya enggak ada di dalam situ,” jelasnya.

Roboh Diterpa Angin

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tembok sepanjang 30 meter dengan ketinggian 6 meter ini roboh akibat terpaan angin kencang.

Sebelum diterpa angin, tembok yang disebutkan sudah ada pada kondisi miring kemudian ada keretakan di area beberpa bagian.

Saat ini petugas masih mendalami penyulut pasti robohnya tembok yang mana menewaskan 3 orang.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button