Kesehatan

Apakah Boleh Buka Puasa Makan Mi Instan? Ini adalah Kata Dokter

Liputan76 – JAKARTA Buka puasa dengan makan mi instan tidaklah dilarang secara agama. Namun, dari segi kesehatan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mengonsumsinya sebagai hidangan berbuka pada bulan Ramadan.

Meskipun mi instan bisa jadi menjadi pilihan praktis lalu cepat untuk berbuka puasa , disarankan untuk bukan mengonsumsinya secara terlalu rutin atau sebagai makanan utama ketika berbuka. Sebaiknya pilih makanan yang tambahan seimbang gizinya untuk menyokong kebugaran selama bulan puasa.

“Buka puasa makan mi instan? Emang boleh? Boleh, boleh aja dong. Tapi sebaiknya pas mengakses puasa aja ya. Jangan pas sahur, apalagi pasa siang-siang bolong,” kata dokter sekaligus kreator konten kondisi tubuh dr Nadia Alaydrus dikutipkan dari akun TikTok pribadinya, @nadialaydrus, Selasa (12/3/2024).

Mi instan umumnya rendah serat juga nutrisi esensial dibandingkan dengan makanan lain yang lebih besar sehat. Terlalu banyak mengonsumsi mi instan dapat menyebabkan defisiensi nutrisi serta hambatan kondisi tubuh jangka panjang.

Karena itu, dr Nadia pun memberikan beberapa tips mengonsumsi mi instan ketika mengakses puasa agar tiada semata-mata sekadar enak serta mengenyangkan, tapi juga menyehatkan tubuh. Salah satunya dengan menambah protein sebagai topping.

“Ada beberapa tips mengonsumsi mi instan ketika bulan puasa. Lebih baik pilih mi instan yang digunakan kuah daripada yang dimaksud goreng,” jelasnya.

“Kemudian tambahkan protein hewani kayak telur, ayam, ikan. Protein nabati kayak tahu, tempe, kacang merah, edamame,” sambungnya.

Di sisi lain, mi instan kerap mengandung tinggi garam lalu lemak trans. Kandungan ini mampu meningkatkan risiko penyakit jantung, hipertensi atau tekanan darah tinggi, kemudian obesitas apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Related Articles

Back to top button