Ekonomi

Banyak Gedung Lingkungan Kantor Kosong Melompong, Bank Kecil Terancam Bangkrut

Liputan76 – Sejumlah gedung kantor di tempat Amerika Serikat (AS) terpantau kosong melompong lantaran tren kerja jarak jauh.

Hal ini mengakibatkan kegelisahan bagi pemilik properti yang dimaksud berisiko mengalami kerugian, khususnya yang dimaksud masih punya utang di area bank.

“Akan ada kegagalan bank, tapi ini bukanlah bank-bank besar,” kata Ketua Federal Reserve Amerika Serikat Jerome Powell Business Times pada Selasa (12/3/2024).

Di San Francisco, Washington, lalu bahkan New York, total orang yang dimaksud bekerja di tempat kantor belaka separuh dibandingkan sebelum pandemi, dan juga para pekerja kantoran enggan untuk kembali bekerja di area kantor.

Perusahaan kredit Fitch Ratings menjelaskan tingkat kekosongan kantor di area seluruh negeri sudah meningkat menjadi 13,5 persen pada 2023 dari 9,5 persen pada 2019, serta dapat mencapai 16,6 persen pada akhir tahun depan.

“Di berbagai kota, kawasan pusat administrasi di dalam pusat kota sangat sedikit penduduknya,” kata Powell.

Pergeseran pola kerja telah dilakukan menyebabkan sektor real estate komersial kehilangan sepertiga nilainya, serta hal ini dapat memunculkan dampak yang lebih tinggi luas.

“Risiko ini adalah reaksi berantai dalam mana bank berisiko mengawasi peminjam mereka itu mengalami gagal bayar (default) juga sebagai akibatnya, mengalami tekanan pada modal mereka”, kata kepala ekonom EY Gregory Daco.

Related Articles

Back to top button