Kesehatan

Berolahraga ketika Puasa Ternyata Rentan Cedera, Begini Keterangan Ahli

Liputan76 – JAKARTA – Benarkah olahraga ketika berpuasa rentan cedera? Jika Anda termasuk yang suka berolahraga, Anda masih mampu konsisten berolahraga ketika bulan puasa lho.

Akan tetapi, perlu sesuaikan intensitas juga waktu berolahraga yang tepat. Jika tidak, kemungkinan mengalami cedera cukup tinggi.

Dokter Spesialis Ortopedi, dr. Yohannes Toban Layuk Allo, M.Kes, Sp.OT (K) menjelaskan bahwa olahraga selama bulan puasa menimbulkan tubuh menjadi rentan terkena dehidrasi.

“Tapi yang tersebut membedakan adalah pada pada waktu puasa kan gak ada asupan air minum ya. Berarti tubuh rentan di kondisi dehidrasi,” kata dr. Toban di terhadap awak media di area kawasan Kebayoran Baru, belum lama ini.

Menurut dr. Toban, pada waktu tubuh dehidrasi akibat berpuasa, maka otot-otot dalam pada badan lebih besar mudah mengalami ketegangan. Kondisi ini bisa saja menghambat gerak Anda ketika berolahraga lho.

Oleh karenanya, waktu untuk berolahraga selama bulan puasa disarankan 60 menit sebelum berbuka atau sesudah berbuka puasa. Hal ini tentunya disesuaikan dengan kemampuan juga kondisi tubuh.

“Kalau di kondisi dehidrasi, ototnya itu akan tambahan gampang mengalami spasme atau ketegangan otot,” ujarnya.

Maka risiko cedera ketika berolahraga akan lebih tinggi tinggi disebabkan oleh kondisi dehidrasi yang mana menghasilkan otot tubuh mengalami ketegangan. Bukan cuma itu, ketika puasa pun gula di tubuh terlibat menurun.

Hal ini dapat menghasilkan tubuh lebih besar lemas juga terkadang merasa pusing. Ketika memaksa diri untuk berolahraga pada waktu berpuasa, maka tingkat konsentrasi akan bergabung berkurang serta dapat mempengaruhi pergerakan pada berolahraga yang digunakan memicu cedera.

“Jadi risiko cedera otot atau spasme otot akan lebih besar tinggi pada kondisi dehidrasi. Selain itu kalau lagi puasa kan gulanya turun, identik aja kalo kelaparan apa yang digunakan terjadi? Pusing, gak konsentrasi,” jelas dr. Toban.

Dr. Toban pun menyarankan ketika berbuka puasa untuk segera meminum larutan yang mana mengandung elektrolit jikalau hendak berolahraga ketika berpuasa, seperti air kelapa.

Related Articles

Back to top button