Otomotif

Bus-Bus Sleeper Bakal Segera Membanjiri Sumatera

Liputan76 – JAKARTA – Bus-bus sleeper sukses menarik perhatian publik, teristimewa untuk rute-rute antar kota serta antar provinsi pada Pulau Jawa. Jumlah peminatnya terus naik dari waktu ke waktu seiring dengan kenyamanan yang dimaksud ditawarkan.

Tren bus sleeper pun mulai menyentuh pulau Sumatera. Terbukti dengan banyaknya permintaan bus jenis ini oleh banyak PO bus. Bus antar kota antar provinsi (AKAP) dengan konsep sleeper dianggap lebih besar nyaman akibat ruang kaki yang dimaksud lebar. Kursi ini juga memiliki bentuk seperti kasur sehingga penumpang bisa jadi nyaman sepanjang perjalanan.

Direktur PT Adiputro Wirasejati David Jethrokusumo mengungkapkan pihaknya ketika ini kebanjiran pesanan sleeper bus dari PO dengan syarat Sumatera. Terlebih, ada konsep baru yang dimaksud ditawarkan karoseri Adiputro pada sleeper bus garapan mereka.

“Tahun ini mayoritas bus Sumatera yang dimaksud bikin sleeper bus. Tidak tahu kenapa, tapi permintaan sleeper bus untuk PO-PO di tempat Sumatera sekarang sudah ada banyak, tidak lagi di area Jawa saja,” kata David pada waktu berbincang di tempat arena GIICOMVEC 2024, beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, sleeper bus memiliki konsep seperti hotel kapsul, pada mana setiap kursi miliki bilik yang tersebut dilengkapi dengan pintu geser atau hordeng. Sehingga, penumpang miliki ruang privasi yang mana membuatnya lebih besar nyaman sepanjang perjalanan.

Saat ini, permintaan penumpang terhadap bus sleeper juga semakin besar. Hal ini yang menghasilkan PO bus melakukan peremajaan pada armadanya dengan konsep tersebut. Selain itu, konsep unik yang digunakan dibagikan ke media sosial juga menimbulkan sleeper bus makin diminati.

“Sleeper bus memang benar tahun ini masih akan menjadi tren pangsa Indonesia. Bahkan di area media sosial muncul beragam konten tentang sleeper bus dengan desain unik-unik yang digunakan dapat jadi inpirasi pemilik bus,” ujar David.

Namun, David menegaskan bahwa menghasilkan sleeper bus juga harus memperhatikan sisi keselamatan penumpang. Oleh sebab itu, karoseri Adiputro juga setiap saat menyematkan sabuk pengaman dua titik di dalam setiap kursi lalu memverifikasi penumpang mudah untuk pergi dari ketika kejadian darurat.

“Memang kalau belaka sekadar bikin semata mudah, namun harus perhatikan pula sisi keselamatan lalu bahaya dari desain bus yang digunakan akan dibuat,” ucapnya.

Related Articles

Back to top button