Kesehatan

Dokter Anak Ungkap Jangka Waktu Menyusui Secara Langsung yang tersebut Ideal Bagi Bayi serta Ibu, Berapa Lama?

Liputan76 – Jangka Waktu bayi menyusui secara segera pada dada ibu sangat perlu diperhatikan. Dokter anak mengingatkan, ibu jangan buru-buru atau terlalu lama ketika sedang melakukan direct breastfeeding (dbf).

Dokter anak dr. Rosalina Dewi Roeslani, Sp.A(K), berpendapat bahwa durasi menyusui yang mana ideal diadakan selama 15-30 menit untuk satu sisi payudara.

“Jangan sampai satu jam, itu artinya bayinya tidur-tidur, artinya menyusui belum efektif,” ujar Rosalina di diskusi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia di tempat Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ilustrasi menyusui. (Elements Envato)
Ilustrasi menyusui. (Elements Envato)

Durasi itu berlaku untuk satu payudara. Sebab, ibu juga diingatkan untuk benar-benar mengosongkan dada pada waktu sedang menyusui. Sehingga apabila sedang DBF lalu pada sisi kelenjar susu lain juga meninggalkan ASI, dokter Rosalina mengingatkan tidak ada perlu memindahkan anak pada sisi susu tersebut

Sebab, pada lima menit pertama ketika ASI baru keluar, komponen zat gizi yang terkandung baru karbohidrat lalu protein. Sementara lemak yang tersebut dapat menghasilkan bayi merasa kenyang baru mengundurkan diri dari pada lima menit terakhir atau menit ke-15.

“Jadi, kalau (payudara) kiri baru pergi dari protein, karbohidrat, pindahin ke (payudara) kanan dapat protein juga karbohidrat lagi, lemaknya tidaklah dapat. Anaknya menangis terus lapar,” kata dr. Rosalina.

Payudara yang digunakan kosong bisa saja dirasakan ibu dengan tanda kondisinya mengempis, dari yang mana semula kencang. Menurut dr. Rosalina, biasanya bayi merasa cukup menyusu dari satu sisi dada di sekali menyusu.

“Kalau bayinya masih mau (bisa pindah ke sisi kelenjar susu lain). Biasanya bayi-bayi satu susu cukup, sekali menyusui,” kata dr. Rosalina.

Ilustrasi dukungan Ayah di proses menyusui. (Shutterstock)
Ilustrasi dukungan Ayah pada proses menyusui. (Shutterstock)

Dia mengingatkan bahwa menyusui merupakan proses belajar, khususnya bagi ibu yang tersebut baru pertama kali mengalaminya. Ada berbagai hal yang berperan di kesuksesan manusia ibu memberikan ASI pada bayi termasuk cara pemberiannya. Cara memberikan ASI yang benar sanggup membantu berat badan bayi bertambah.

“Dalam 3 bulan pertama, di sebulannya bisa saja naik 1 kilogram. Kalau cara pemberian ASI-nya benar,” kata Rosalina.

Berbicara berat badan normal, bayi pada lima hari pertama sejak kelahirannya mempunyai bobot 10 persen lebih lanjut rendah dibandingkan ketika lahir. Rosalina mencontohkan, bila manusia bayi lahir dengan berat 3 kilogram, maka pada waktu beliau berusia lima hari, bobotnya menjadi 2,7 kilogram.

Tetapi, pada hari ketujuh, beliau harus kembali ke berat lahir kemudian selanjutnya berat badannya diharapkan naik sesuai grafik berat badan.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button