Kesehatan

Fenomena Anak-Anak Diserang Batuk Pilek, Apa Penyebabnya?

Liputan76 – JAKARTA – Belakangan ini sejumlah sekali anak-anak mudah jatuh sakit. Mereka diserang batuk kemudian pilek hingga demam. Tentu belaka hal ini menciptakan para orang tua khawatir akan kondisi tubuh si kecil. Lalu, apa penyulut di tempat balik fenomena ini?

Dokter Spesialis Anak, dr. Ardi Santoso mengungkap bahwa kondisi ini disebabkan oleh krisis iklim. Hal ini yang menyebabkan anak batuk-batuk dalam di malam hari hari, lalu pilek berat pada pagi hari.

“Kalau waktu malam batuk gak berhenti-henti kalo nggak muntah. Kalo pagi pilek hidungnya mampet. Apa yang digunakan terjadi? Nggak usah kaget, itu namanya krisis iklim,” ujar dr. Ardi, dikutipkan dari unggahan akun Instagramnya @ardisantoso, Selasa (26/3/2024).

Krisis iklim memproduksi suhu berubah dengan sangat drastis. Bahkan dari pagi hingga ke malam, suhunya akan berbeda-beda. Hal ini yang dimaksud memproduksi tubuh anak mudah sakit, apalagi jikalau kondisi imunnya sedang menurun.

Dijelaskan dr. Ardi bahwa pada kondisi krisis iklim, berbagai virus berkeliaran di tempat udara. Meskipun pandemi pandemi Covid-19 telah berakhir, namun tidak berarti virus-virus terlibat berakhir.

Untuk itu, orang tua disarankan untuk terus konsisten menggunakan masker ketika beraktivitas. Selain itu, melengkapi imunitas anak menjadi bagian yang mana tak kalah penting agar si kecil tak mudah terjangkit penyakit.

“Jadi pake masker kalo lagi sakit, imunisasi dilengkapi. Kalo virus tuh khas banget, ada ribuan juga jutaan di dalam udara, apalagi pas udaranya lagi kayak gini, banyak,” tuturnya.

Para orang tua juga diimbau untuk tak panik berlebih di menangani kondisi ini serta cuma perlu memverifikasi anak cukup istirahat, mengkonsumsi makanan yang dimaksud bergizi, dan juga batasi interaksi anak dengan orang yang mana sedang sakit.

“Jadi jangan panik, itu sebab virus yang digunakan nanti nular sana sini. Solusinya pake masker tidur cukup, makan sehat, nggak usah ke mana-mana, nggak usah kumpul-kumpul serupa yang tersebut sakit,” ujar dia.

Related Articles

Back to top button