Olahraga

Francis Ngannou Prediksi Pemenang Anthony Joshua vs Tyson Fury

Liputan76 – Francis Ngannou memprediksi pemenang Anthony Joshua vs Tyson Fury pasca pertarungan kedua superstar Inggris disepakati. Waktu pelaksanaan Battle of Britain sudah pernah diumumkan.

Francis Ngannou memberikan pendapatnya sebagai individu ahli pada perdebatan mengenai siapa yang akan menang antara Anthony Joshua dan juga Tyson Fury. Namun hanya saja lima bulan sebelumnya pada debut tinjunya, ia memukul jatuh Fury meskipun kalah di langkah terbelah yang kontroversial.

Jadi sifat dari kedua penampilan dan juga hasil pertandingan yang disebutkan memproduksi superstar MMA ini berpihak pada Joshua, 34 tahun, di Battle of Britain. Ngannou, 37 tahun, mengungkapkan terhadap iFL TV: “Saya tidaklah tahu, saya akan memberikannya untuk AJ untuk pada waktu ini.”

Fury akan kembali bertarung pada 18 Mei di perebutan penghargaan yang digunakan tak terbantahkan melawan Oleksandr Usyk, 37, dalam Arab Saudi. Ngannou dipukul KO secara brutal oleh AJ di dua ronde pasca tiga knockdown serta satu pukulan kanan terakhir yang digunakan kejam, penyatuan empat sabuk juara kelas berat yang tersebut pertama kali terjadi ini ditunda pasca Raja Gipsi itu mengalami luka parah pada waktu berlatih dua minggu sebelum pertandingan.

Dan kedua juara tak terkalahkan ini telah terjadi menyetujui secara resmi kontrak untuk dua pertarungan, yang dimaksud berarti AJ harus mengawaitu selama satu tahun untuk bertarung melawan Fury. Promotor Joshua, Eddie Hearn, memohon terhadap Fury untuk melakukan duel ulang berhadapan dengan Usyk agar merekan dapat menyelesaikan pertarungan super ini.

Hearn mengatakan: “Anda sedang meninjau pria paling jahat dalam planet ini. Petinju kelas berat nomor satu di dalam dunia.”


“Ada orang petarung yang digunakan brilian di dalam sana di diri Tyson Fury. Tolong kalahkan Oleksandr Usyk, lantaran Anda akan mendapatkan pertarungan terbesar sepanjang masa.”

Fury membalas dalam BBC: “Selamat untuk Joshua, namun kita semua tahu bahwa gaya bertarung akan menentukan kemenangan dan juga Eddie Hearn berteriak bahwa ia adalah petinju kelas berat terbaik di tempat dunia, namun kita tahu bahwa ia bukanlah petinju terbaik. Dia sudah ada dikalahkan oleh Usyk dua kali lalu saya harus mengatasi kesulitan itu untuknya.”

“Jadi, setelahnya saya melakukan itu – dua kali – serta apabila ia masih ada, kami akan bertarung. Lakukanlah seperti Donkey Kong!.”

Related Articles

Back to top button