Nasional

Hari Ini, Dewas KPK Kembali Gelar Sidang Etik Pungli Rutan

Liputan76 – JAKARTA – Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi ( Dewas KPK ) kembali mengatur sidang etik terhadap pegawai komisi antirasuah yang dimaksud diduga terlibat pungutan liar ( pungli ) di tempat rumah tahanan (rutan). Hari ini, rencananya sidang dua orang ‘bos’ pungli Rutan KPK akan disidang Dewas.

“Mantan Plt Kamtib kemudian mantan Plt Karutan,” kata Anggota Dewas KPK Albertina Ho terhadap wartawan, Rabu (13/3/2024).

Untuk diketahui, sidang ini merupakan rangkaian dari 90 pegawai KPK yang sudah tambahan dulu diputus Dewas. Ketua Anggota Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean menyebutkan, dari 90 pegawai terdapat 78 yang digunakan dijatuhi sanksi berat.

“Dijatuhkan untuk para terperiksa adalah sanksi berat merupakan permohonan maaf secara terbuka langsung,” kata Tumpak pada waktu konferensi pers di area Kantor Dewas, Kamis (15/2/2024).

Tumpak menjelaskan, 12 lainnya ia serahkan untuk Sekretaris Jenderal KPK, Cahya Harefa. Alasannya, sebab ketika dia melakukan pelanggaran etik yang disebutkan belum terbentuk Dewas KPK. “12 orang pada antaranya menyerahkan ke Sekjen KPK untuk diadakan penyelesaian selanjutnya,” ujarnya.

“Karena apa? lantaran dia itu melakukan perbuatan sebelum adanya Dewas KPK, sehingga Dewas KPK tiada berwenang untuk mengadili hal tersebut,” ujarnya.

Tumpak melanjutkan, para terperiksa yang tersebut dijatuhi sanksi berat didapati melanggar pasal 4 ayat 2 huruf b peraturan dewas tahun 2021 yaitu perbuatan menyalahgunakan kewenangan jabatan juga atau kewenangan yang digunakan dimiliki termasuk menyalahgunakan pengaruh sebagai insan KPK pada pelaksanaan tugas untuk kepentingan pribadi.

“Jadi di pelaksanaan tugasnya selaku petugas tahanan beliau mendapatkan suatu keuntungan pribadi merupakan uang,” ucapnya.

Related Articles

Back to top button