Nasional

IKN Menuju Tuan Rumah Piala Bumi

Liputan76 – Salamuddin Daeng
Direktur Eksekutif Indonesia Transition Working Group

FEDERASI sepak bola internasional (FIFA) juga Indonesia memiliki ikatan lahir batin. Demikian inti dari seluruh yang tersebut diceritakan Bung Sarman, tokoh pemerhati sepak bola yang dimaksud gigih memperjuangkan kemajuan sepak bola nasional. Organisasi sepak bola dunia FIFA memiliki andil pada perjuangan kebangsaan serta kemerdekaan Indonesia.

Demikian juga Indonesia telah dilakukan memberikan dukungan juga kontribusinya untuk menguatkan keberadaan organisasi tersebut. Sejak pertama kali FIFA dipercaya sebagai asosiasi sepak bola yang mana bertanggung jawab untuk mengatur kompetisi internasional sepak bola FIFA World Cup pada tahun 1930 yang digunakan terselenggara di dalam Uruguay pada rangka memperingati 100 tahun konstitusi Negara Uruguay.

Tahun 2034, apabila Indonesia berhasil berbicara melobi FIFA, tentu hanya diharapkan oleh rakyat Indonesia akan menjadi tahun emas sepak bola Indonesia, hasil dari penantian panjang 100 tahun untuk menjadi perhatian dunia sebagai tuan rumah pesta olah raga terbesar yakni piala dunia.

Ini akan menyebabkan ingatan bangsa Indonesia pada peluang sejarah perjuangan kemerdekaan terpenting, akibat pertama kali bangsa Indonesia diakui keberadaannya oleh penduduk dunia moderen yakni ketika Indonesia (Hindia Belanda) terdaftar sebagai anggota FIFA pada 1930, dua tahun setelahnya Sumpah Pemuda 1928.

Menjadi tuan rumah piala dunia akan menjadi ukiran indah bagi sejarah, dimulai kejadian diterimanya Indonesia sebagai anggota FIFA ini sekaligus bukti bahwa FIFA tidak sekedar pelopor kegiatan olahraga tapi lebih tinggi jarak jauh adalah organisasi yang tersebut memperjuangkan kesetaraan bangsa-bangsa dari dulu hingga sekarang.

FIFA organisasi internasional yang pertama mengakui Indonesia sebagai sebuah Bangsa, sebelum Indonesia resmi menjadi negara merdeka. FIFA bagian dari perjuangan kemerdekaan itu.

Dunia sudah pernah menyaksikan bagaimana FIFA memproduksi piala dunia dalam Jazirah Arabia, telah lama mengubah persepsi dunia teristimewa dunia barat tentang negeri Arab serta hidup umat Islam umumnya. Dari semua sisi penyelenggaraan piala dunia Qatar mendapatkan penilaian terbaik, dukungan masyarakatnya yang tersebut begitu besar, penyelenggaraan sangat baik, infrastruktur nyaris sempurna, keamanan, ketertiban yang mengagumkan, semuanya sudah menghadirkan pandangan baru betapa tanah Jazirah Arab adalah tanah persaudaraan dan juga kesetaraan.

Media sosial telah terjadi dipenuhi berbagai pujian sebagai penyelenggaraan piala dunia yang sangat baik. Keinginan Qatar telah terjadi membuahkan hasil yang dimaksud bukan ternilai yang tak dapat dibandingkan ribuan triliun uang yang mana dikorbankan bagi pesta rakyat sedunia ini.

Sekarang Indonesia semakin menjadi perhatian dunia. Negara ini berada dalam menunjukkan kiprah yang dimaksud semakin besar pada pergaulan internasional. Maju di berbagai penyelenggaraan pertemuan dunia mulai dari reuni KTT Non Blok, Pertemuan APEC, G20 summit, hingga event internasional seperti Asian Games, Piala Planet U17, kemudian lain sebagainya.

Related Articles

Back to top button