Teknologi

Ilmuwan Takjub Usai Temukan Ular Terbesar di area Dunia, Diberi Nama Akayima

Liputan76 – Tim ilmuwan yang dimaksud beranggotakan 14 orang berhasil menemukan spesies baru ular terbesar di area dunia. Spesies ular yang dimaksud dengan segera diberi nama sebagai “akayima”.

Ular ini ditemukan dalam perairan dekat hutan hujan tropis Amazon. Salah seseorang ilmuwan bernama Profesor Freek Vonk mengungkap rasa takjub usai menemukan ular tersebut.

Freek Vong merupakan ilmuwan dengan syarat Vrije Universiteit Amsterdam yang digunakan kerap meneliti spesies unik di dalam alam liar. Tim peneliti yang digunakan bergabung juga tak sembarangan dikarenakan mereka itu adalah ilmuwan berpengalaman dari sembilan negara.

Anakonda terbesar yang dimaksud pernah saya lihat. Ini adalah adalah Anakonda Hijau Selatan (Eunectes murinus) dalam Brasil (tepatnya di dalam sungai di tempat Mato Grosso do Sul). Jadi sampai sekarang ini adalah satu-satunya spesies anakonda hijau yang digunakan kami tahu. Raksasa! Badannya setebal ban mobil lalu kepalanya sebesar kepalaku,” ucap Profesor Freek Vonk terkagum-kagum.

Ilmuwan menjelaskan bahwa ini adalah spesies baru ular terbesar pada dunia yang pernah didokumentasikan secara segera melalui video. Mereka memberi nama spesies baru ini sebagai Eunectes akayima. Kata “akayima” berasal dari salah satu bahasa asli Amerika Selatan yang mana berarti “ular besar”.

Spesies ular terbesar di area dunia ditemukan pada perairan dekat hutan hujan Amazon. (Instagram @freekvonk)
Spesies baru ular terbesar pada dunia ditemukan pada perairan dekat hutan hujan Amazon. (Instagram @freekvonk)

Dikutip dari NH Museum lalu Science Times, spesies ular raksasa pada Amazon itu berukuran 26 kaki (7,9 meter) dengan berat hampir 200 kilogram. Berdasarkan catatan sebelumnya, ular sanca batik terpanjang yang mana pernah ditemukan pada 1912 berukuran 10 meter.

Anakonda sendiri mempunyai ukuran tubuh (ketebalan badan) yang mana berjauhan lebih besar besar jika dibandingkan dengan sanca batik. Oleh sebab itu, spesies bernama Eunectes akayima tergolong ular raksasa.

Saya pernah menemukan spesies ular baru sebelumnya, namun itu berukuran kecil. Binatang yang digunakan kami temukan ini masuk pada kategori makhluk legendaris,” kata Profesor Freek Vonk melalui postingan Instagram yang dimaksud diunggah pada Awal Minggu (19/02/2024) lalu. Sebagai catatan, anakonda adalah salah satu ular terbesar, terberat, kemudian terpanjang di area dunia.

Kelangsungan hidup ular raksasa ikonis ini terkait erat dengan proteksi habitat aslinya. Penelitian yang dimaksud menekankan betapa kita harus berhati-hati terhadap hutan hujan tropis terbesar di tempat dunia.

Related Articles

Back to top button