Kesehatan

Ini adalah Upaya untuk Gen Z Jalankan Ibadah Puasa Tanpa Gangguan Maag

Liputan76 – JAKARTA – Bulan suci Ramadan telah berlangsung sejak Selasa (12/3), umat Islam wajib melaksanakan ibadah puasa.Secara agama, puasa merupakan kewajiban yang mana dapat memupuk nilai keimanan juga melatih kesabaran. Namun bukan hanya saja itu, secara sains puasa juga dapat memberikan berbagai khasiat bagi tubuh.

Telah banyak jurnal penelitian yang mana mengkaji dampak positif puasa. Beberapa di dalam antaranya, yaitu puasa dapat menurunkan berat badan, meningkatkan metabolisme tubuh, hingga mengontrol gula darah.

Rupanya tidak hanya sekali ada pada ritual agama, puasa juga diterapkan pada salah satu metode diet, yaitu ‘intermittent fasting’. Dari banyaknya khasiat puasa yang mana bisa saja didapatkan, ternyata tak semua orang sanggup menjalani puasa dengan baik.

Terlebih oleh dia yang dimaksud menderita kesulitan pencernaan seperti maag, puasa menjadi yang mana perlu diperhatikan. Maag merupakan salah satu penyakit yang dimaksud umum diderita oleh orang Indonesia.

“Dalam penyakit maag, ada peningkatan produksi asam lambung. Biasanya terjadi di area awal puasa seperti ini, pada ketika puasa, jadwal makan pasti berubah sehingga lambung memerlukan penyesuaian. Terwujud maag apabila perut kosong dan juga tak ada makanan, tapi asam lambungnya pergi dari terus,” jelas dr. Helmin Agustina Silalahi.

Menurut hasil survei NeuroSensum, penyakit maag sudah meningkat sebanyak 14% pada satu tahun terakhir. Bahkan pada merek yang berusia 17 hingga 24 tahun, penyakit ini telah dilakukan meningkat besar dari sebelumnya 22% menjadi 36%. Penderita penyakit ini paling sejumlah pada kalangan pelajar juga first jobber.

Menjawab permasalahan ini juga sebagai upaya edukasi untuk gen z lewat “Gerakan Ramadan Tanpa Dramaag”, Promag melaksanakan kegiatan ngabuburit sebagai talkshow lalu tausiyah yang digunakan menarik.

Agenda ini dilaksanakan di area kampus-kampus dari 5 kota besar pada Indonesia. Pada Kamis (14/3), Ibukota Indonesia dipilih sebagai pembuka acara dan juga bertempat di dalam Universitas Negeri Jakarta. Sedangkan untuk kota besar lainnya yaitu Yogyakarta, Bandung, Lampung, dan juga Makassar.

Pada setiap event, Promag menghadirkan berbagai pembicara dari berbagai bidang, yaitu dokter, penceramah, juga perwakilan brand. Dihadiri kurang lebih tinggi 1000 mahasiswa, Promag memiliki misi untuk memberikan pengetahuan terkait hambatan lambung yang dapat mempengaruhi ibadah puasa.

“Sebagai brand yang mana berpengalaman, kita akan terus berazam untuk terus mengedukasi Gen Z agar produktivitas dia dapat meningkat dan juga menjalani kualitas hidup yang dimaksud lebih lanjut baik,” ucap Irwan Wijaya, General Marketing Kalbe Consumer Health.

Related Articles

Back to top button