Otomotif

Jaga Ban Tubeless agar Tetap Miliki Umur Panjang, Ikuti Tips Hal ini

Liputan76 – Ban tubeless hampir dipakai pada beberapa motor terkini. Hal ini menjadi salah satu perubahan pabrikan motor untuk memanjakan konsumen agar tiada repot ketika menggunakannya.

Ban tubeless ini mempunyai keunggulan salah satunya jarang mampir ke tukang tambal ban sebab ketahanan pada waktu dipakai.

Ban tubeless memerlukan perhatian kemudian perawatan khusus dibandingkan dengan ban tipe konvensional (tube type). Karena itu, diperlukan pendekatan yang digunakan berbeda di merawat ban jenis ini. Selain miliki karakteristik yang mana berbeda, ban tubeless juga dirancang untuk digunakan tanpa ban dalam.

Dilansir dari Planet Ban, ini ia cara merawat dan juga menjaga ban tubeless agar berumur panjang.

1. Tekanan Angin yang dimaksud Stabil

Merawat ban tubeless dengan baik dimulai dengan melakukan konfirmasi tekanan anginnya terus-menerus berada pada kondisi normal. Jika tekanan angin turun, segera lakukan pengisian nitrogen agar ban masih nyaman pada waktu digunakan pada perjalanan. Pastikan juga bahwa tekanan angin ban motor sesuai dengan standar yang digunakan ditentukan oleh pabrik.

2. Pemanfaatan Nitrogen sebagai Pilihan Utama

Ban tubeless memberikan keunggulan dengan pemanfaatan nitrogen murni. Untuk menjaga agar ban tetap saja awet, sangat disarankan untuk mengisi nitrogen daripada menggunakan udara biasa, yang tidak ada sesuai untuk ban tubeless.

Meskipun di keadaan darurat, pemakaian udara biasa dapat digunakan sementara waktu. Namun, sebaiknya berupaya kembali menggunakan nitrogen secepat mungkin.

Penting untuk diingat bahwa pengisian nitrogen biasanya memerlukan biaya lebih lanjut tinggi dibandingkan dengan udara biasa. Namun, keuntungan dapat diperoleh dengan mengisi nitrogen secara gratis di tempat Planet Ban, tanpa biaya tambahan. Ini adalah berlaku untuk kedua ban sepeda gowes motor Anda.

3. Pemeliharaan Rutin

Salah satu langkah penting pada merawat ban tubeless adalah melakukan pemeriksaan kondisi secara rutin. Hal ini dapat diadakan dengan memeriksa apakah ada paku atau benda tajam yang dimaksud menancap pada ban. Kelebihan ban tubeless terletak pada kemampuannya untuk masih menjaga tekanan angin pada waktu yang tersebut cukup lama meskipun tertusuk benda tajam.

Selain itu, perlu juga memeriksa seal pada ban tubeless yang berfungsi melindungi agar angin tidak ada meninggalkan dari pinggiran ban. Seiring penggunaan, seal pada ban tubeless dapat mengalami kerusakan. Jika seal telah rusak, solusi terbaik adalah mengganti ban.

4. Tindakan Segera untuk Ban Kempes

Jika ban tubeless kehilangan tekanan angin, segera lakukan pengisian nitrogen. Menunda pengisian dapat menyebabkan kehancuran pada ban, yang mana dapat berdampak pada kondisi velg.

Penting untuk memanfaatkan prasarana pengisian nitrogen gratis di dalam Planet Ban serta segera menghadirkan kendaraan beroda dua motor Anda untuk melakukan pengisian tersebut.

5. Hindari Sering Membuka Ban

Hindari membuka ban tubeless dari velg secara berulang, oleh sebab itu hal ini dapat merusak seal yang digunakan telah terjadi dibahas sebelumnya. Jika ban mengalami masalah, sebaiknya konsultasikan dengan segera dengan ahli untuk menemukan solusi yang dimaksud tepat.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button