Kesehatan

Jangan Anggap Remeh Gigi Berlubang, Dokter Gigi Sebut Bisa Berakhir Maut

Liputan76 – Kasus gigi berlubang kerap kali dianggap sepele oleh beberapa orang. Hal ini lantaran sebagian orang menilai selama gigi yang dimaksud tidaklah sakit, maka itu bukanlah masalah. Padahal, kondisi gigi berlubang yang mana dibiarkan sekian lama bisa jadi menyebabkan permasalahan lain, bahkan ada yang mana sampai berujung kematian.

Dokter Gigi sekaligus ketua eksekutif Audy Dental Clinic, drg. Yulita Bong, menyatakan bahwa persoalan hukum gigi berlubang memang sebenarnya mampu sebabkan kematian. Kondisi ini terjadi pada waktu gigi alami infeksi. Hal itu menimbulkan infeksi masuk melalui akar juga memengaruhi jaringan di dalam bawahnya.

“Kasus-kasus yang seperti itu biasanya udah infeksi parah. Jadi kalau gigi infeksi, misalnya dibiarkan, infeksinya bisa jadi masuk ke dalam, jadi pada gigi kita ada akarnya, ia akan masuk lewat akarnya dan juga buat infeksi di dalam jaringan bawahnya, yaitu ada rahang pada situ,” kata drg. Yulita pada waktu diwawancarai di tempat Grand Opening The New Audy Dental Clinic lalu Aesthetic, Hari Jumat (12/1/2024).

Ketika infeksi telah masuk ke pada rahang, maka dapat menyebabkan gangguan yang digunakan disebut abses. Kondisi abses di dalam rahang ini yang sebabkan saluran pernapasan terganggu sehingga berisiko sebabkan kematian.

“Nah, dari rahang itu kan tulang Jadi kalau misalnya ada kondisi-kondisi tertentu infeksinya parah, reaksi tubuhnya lagi nggak bagus, pertahanan tubuhnya tidak ada bagus, infeksinya telah menyebar, kita nyebutnya abses. Jadi dapat di tempat bawah rahang bisa saja mengenai saluran nafas,” sambung drg. Yulita.

Hal ini turut dibenarkan oleh dokter spesialis bedah plastik, dr. Puri Ambar Lestari, Sp.BP-RE, yang mengungkapkan bahwa persoalan hukum seperti ini banyak terjadi dalam rumah sakit. Biasanya terjadi pada beberapa pasien yang digunakan malas merawat gigi berlubangnya.

Dikatakan bahwa ketika abses itu masuk ke di tubuh, itu mampu turun ke bagian tubuh yang mana lebih banyak rendah. Hal ini menimbulkan bahaya berbagai organ atau area yang dimaksud ada di area sekitarnya. Oleh sebab itu, kondisi ini bisa saja menyebabkan kematian pada beberapa kasus.

“Abses kan sifatnya cair, maka beliau akan mencari tempat yang mana lebih lanjut rendah juga secara jaringan anatominya. Dari rahang sanggup turun ke leher, bisa saja turun ke dada, lalu membahayakan kalau misalnya beliau infeksi area sekitarnya, nah itu yang dimaksud biasanya menyebabkan kematian,” jelas dr. Putri

Nantinya, ketika telah menyebar itu, abses ini dapat menciptakan pembuluh darah menjadi pecah kemudian rapuh. Oleh sebab itu, kondisi ini berbahaya dan juga dapat mengancam nyawa pasien.

Itu sebabnya, ketika ada gigi berlubang, sangat perlu dilaksanakan perawatan yang tersebut baik demi mengurangi adanya infeksi yang tersebut membahayakan nyawa.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button