Lifestyle

Jangan Kalap! Segini Kalori pada Satu Porsi Bakwan Goreng

Liputan76 – JAKARTA – Kalori pada bakwan goreng bisa saja bervariasi tergantung pada ukuran lalu bahan-bahan yang dimaksud digunakan di pembuatannya. Namun, secara umum perkiraan jumlah agregat kalori pada satu porsi gorengan ini nyaris 900 kalori.

Certified health coach, dr. Dion Haryadi, PN1, CHC, AIFO-K menyatakan bahwa total kalori bakwan goreng per sajian sebesar 894 kalori. Ini adalah terdiri dari tepung terigu (100 gram) 364 kalori, wortel (100 gram) 42 kalori, lalu kol (100 gram) 25 kalori.

Selain itu, daun bawang (25 gram) 11 kalori, bawang putih (5 gram) 5 kalori, merica bubuk (1 gram) 6 kalori, garam (5 gram) 0 kalori, serta minyak goreng (50 gram) 443 kalori.

“Saya nggak tahu untuk resep yang disebutkan dapat bakwannya seberapa gede lalu seberapa banyak. Tapi kalau untuk satu resep tadi itu bisa jadi dapat hampir sekitar 900 kalori,” kata dr. Dion disitir dari akun Instagram pribadinya, @dionharyadi, Hari Sabtu (16/3/2024).

Jika ingin mengempiskan kalori lebih banyak banyak, dr. Dion menyarankan untuk membagi porsi bakwan goreng hingga menjadi delapan. Di mana kalori yang tersebut akan Anda konsumsi semata-mata kurang lebih lanjut sekitar 100 kalori.

“Kalau mau lebih banyak hemat, kamu sanggup bagi ke lebih tinggi sejumlah porsinya. Jadi bisa jadi bagi keenam, atau kedelapan misalnya. Kalau bagi kedelapan ya per bakwannya itu cuma dapat sekitar seratusan kalori. Ya masih oke lah,” jelasnya.

Di sisi lain, dr. Dion menyarankan untuk menggoreng bakwan menggunakan minyak baru. Hindari memakai minyak yang dimaksud sudah ada dipakai berulang kali untuk menggoreng makanan lantaran mampu memicu kesulitan kemampuan fisik serius, seperti lemak darah hingga risiko radikal bebas.

“Kalau goreng pakai minyak, usahain pakai minyak yang mana baru. Jangan pakai minyak yang mana telah dipakai berulang kali,” ujarnya.

Agar lebih lanjut seimbang, dr. Dion menyarankan untuk menambahkan protein seperti udang pada bakwan. Di sisi lain, bakwan juga mampu dikonsumsi sama-sama protein lainnya sebagai makan besar.

“Makronya kebanyakan cuma dari karbo juga minyak dengan serat yang dimaksud nggak terlalu banyak. Kalau kamu mau nambahin protein, ya saran saya ya bisa jadi kemungkinan besar tambahin kayak udang misalnya,” ungkapnya.

“Atau dimakan bersatu dengan protein lainnya sebagai makan besar serta seperti biasa. Makan secukupnya lalu belajar menikmati secara bertanggung jawab,” pungkasnya.

Related Articles

Back to top button