Nasional

Kasus Suap Rel DJKA, KPK Cecar Sekjen Kemenhub Terkait Pengaturan Pemenang Lelang lalu Pengondisian Audit BPK

Liputan76 – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi mencecar Sekjen Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto terkait pengaturan pemenangan lelang lalu pengondisian audit Badan Pemberiksaan Keuangan (BPK) pada persoalan hukum suap rel Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengungkapkan pemeriksaan terhadap Novie dilaksanakan penyidik dalam Gedung Merah Putih KPK, DKI Jakarta pada Kamis (18/1) lalu.

“Dikonfirmasi terhadap saksi menghadapi dugaan adanya pengaturan para pemenang lelang termasuk pengondisian temuan audit BPK,” kata Ali lewat keterangannya yang dimaksud diterima Suara.com, Mulai Pekan (22/1/2024).

Selain itu, penyidik juga mencecar Novie tentang penunjukkan pejabat pembuat komitmen (PPK).

“Didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan penunjukan pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk beberapa proyek pengadaan di dalam Kemenhub,” ujar Ali.

Novie diperiksa untuk kedua kalinya, pertama pada 26 Juli 2023, Novie diperiksa sama-sama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Kepada keduanya penyidik KPK mengonfirmasi tentang mekanisme pelaksaan proyek konstruksi dan juga pemiliharaan jalur rel kereta di dalam lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Sebagaimana diketahui, nilai suap di perkara ini mencapai senilai Rp14,5 miliar. Suap itu terkait pembangunan jalur kereta api dalam wilayah Sulawesi Selatan, Jawa Bagian Tengah, Jawa Bagian Barat, dan juga Jawa- Sumatera tahun anggaran 2018-2022.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button