Otomotif

Kekurangan Jenis Soket Charger AC GB/T pada Wuling Air ev juga BinguoEV di tempat Indonesia

Liputan76 – JAKARTA – Port charging mobil listrik Wuling belakangan jadi pembicaraan. Sebab, sangat berbeda dengan yang dimaksud dipakai oleh kebanyakan mobil listrik di area Indonesia.

Jenis soket charger AC GB/T pada Wuling Air EV lalu Binguo EV mempunyai beberapa kekurangan yang dimaksud perlu dipertimbangkan sebelum membeli mobil tersebut. Penggunawan perlu menegaskan aksesibilitas SPKLU dengan soket GB/T serta mempertimbangkan waktu pengisian daya yang digunakan lebih tinggi lambat.

Wuling Air ev kemudian BinguoEV sama-sama memakai port charging tipe GB/T yang mana memang sebenarnya biasa dipakai di dalam China. Namun, di dalam Indonesia yang digunakan dipakai adalah Combined Charging System (CCS) type 2 untuk arus AC.

Maka, port charging tipe GB/T tiada akan sanggup digunakan di dalam Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kecuali menggunakan adaptor dari GB/T ke Type 2. Artinya, pengguna Air ev maupun BinguoEV wajib memakai adaptor pada waktu mengisi daya pada SPKLU.

Nah, berikut kekurangan soket charger AC GB/T pada Wuling Air ev juga BinguoEV:

1. Kompatibilitas Terbatas

Soket AC GB/T merupakan standar yang populer pada China, namun tidaklah umum pada Indonesia. Hal ini berarti pengguna Wuling Air ev kemudian Binguo EV akan kesulitan menemukan stasiun pengisian daya yang mana kompatibel. Saat ini, semata-mata beberapa SPKLU di dalam Indonesia yang tersebut menyediakan soket AC GB/T.

Karena itu, pengguna perlu menyebabkan adaptor khusus untuk mengisi daya di dalam SPKLU yang dimaksud tidak ada kompatibel.

2. Kecepatan Pengisian Daya Lambat

Soket AC GB/T umumnya miliki kecepatan pengisian daya yang tersebut lebih tinggi lambat dibandingkan soket CCS2. Pengisian daya penuh Wuling Air EV dengan soket AC GB/T membutuhkan waktu bervariasi sanggup 4 jam hingga 8,5-11 jam.

Daya maksimal input pengisian daya akumulator mobil listrik Wuling Air ev sendiri terbatas pada 2.2 kW untuk tipe Standard Range kemudian 6.6 kW untuk Long Range.

3. Adaptor Tambahan

Pengguna Wuling Air EV lalu Binguo EV perlu membeli adaptor khusus untuk mengisi daya dalam SPKLU yang dimaksud tak kompatibel. Adaptor dari soket AC GB/T ke Type 2 ini dijual Rp2 jt di dalam marketplace.

4. Potensial Kerusakan Adaptor

Penggunaan adaptor yang mana tidaklah kompatibel dapat berisiko merusak sel mobil. Konsumen perlu menegaskan adaptor yang digunakan kompatibel dengan standar GB/T lalu spesifikasi mobil.

5. Ketergantungan pada Stasiun Pengisian Daya

Pengguna Wuling Air EV serta Binguo EV sangat bergantung pada SPKLU untuk mengisi daya mobil. Hal ini dapat menjadi permasalahan jikalau SPKLU pada area pengguna tidak ada tersedia atau tidaklah kompatibel.

Related Articles

Back to top button