Otomotif

Langkah Mengurangi Polusi, Pemkot Jakpus Imbau Pemanfaatan EV

Liputan76 – Dhany Sukma, Wali Pusat Kota Ibukota Pusat memberikan contoh sudah ada menggunakan motor listrik atau Electric Vehicle (EV) untuk berkeliling wilayah sekitarnya.

“Kami imbau terhadap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam wilayahnya untuk menggunakan kendaraan listrik. Saat ini, telah berbagai pilihan motor dan juga mobil listrik yang dimaksud tersedia di dalam pasaran,” jelasnya.

Dikutip dari kantor berita Antara, eksekutif Pusat Kota Ibukota Indonesia Pusat atau Pemkot Jakpus mengimbau untuk seluruh ASN dengan tujuan untuk mengempiskan polusi udara lalu menciptakan lingkungan yang lebih lanjut sehat.

Dhany Sukma menyatakan bahwa pemakaian kendaraan umum berbasis listrik juga dapat membantu mewujudkan lingkungan yang tambahan sehat.

Perhatikan logo Honda e: Shop untuk mendapatkan item EV motor listrik Honda EM1 e: [Suara.com/CNR ukirsari].
Perhatikan logo distributor kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV). Khas dengan warna biru yang dimaksud menggambarkan langit biru. Tampak contoh Honda e: Shop untuk mendapatkan hasil EV motor listrik Honda EM1 e:. Sebagai ilustrasi [Suara.com/CNR ukirsari].

Semakin berbagai pengguna kendaraan listrik, baik pribadi mau pun umum, maka emisi gas buang akan semakin berkurang.

“Dampaknya pasti akan terasa. Pencemaran udara akan berkurang dan juga kualitas udara di area Ibukota Indonesia akan semakin baik,” tukasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kebijakan yang mana komprehensif untuk memperkuat pengaplikasian kendaraan listrik. Selain menyokong pemanfaatan kendaraan listrik, Pemkot Jakpus juga terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi peluang polusi dari sumber lain.

Dhany Sukma bersyukur jajaran pejabat pimpinan tinggi pemerintahan di dalam DKI Jakarta Pusat sudah ada memperoleh mobil dinas hybrid. Pengaplikasian mobil hybrid terbukti lebih tinggi efisien oleh sebab itu tambahan hemat materi bakar juga emisi gas buang yang tersebut lebih besar rendah.

Pemerintah Provinsi DKI Ibukota Indonesia sendiri mempunyai target pengadaan kendaraan listrik yang dimaksud tertuang pada Keputusan Gubernur Nomor 576/2023 tentang Strategi Pengendalian Pencemaran Udara. Yaitu tahapannya sebagai berikut:

  • 5 persen pada 2024
  • 10 persen pada 2025
  • 20 persen pada 2026
  • 100 persen pada 2030

Sementara itu Dinas Perhubungan (Dishub) DKI DKI Jakarta memasang target pengadaan lima kendaraan beroda dua motor listrik untuk kendaraan dinas operasional (KDO) pada 2024.

Dorongan Pemkot Jakpus terhadap penyelenggaraan kendaraan listrik adalah langkah positif untuk mewujudkan lingkungan yang dimaksud lebih tinggi sehat lalu berkelanjutan. Diharapkan dengan berbagai upaya ini, kualitas udara di tempat Ibukota Indonesia dapat terus membaik lalu memberikan faedah bagi seluruh warga.

Related Articles

Back to top button