Kesehatan

Mitos atau Fakta: Anak Gemuk Berarti Sehat? Ahli Gizi Beri Penerangan

Liputan76 – Banyak pandangan bagi beberapa orang tua jikalau anak gemuk, maka pertanda ia sehat. Namun, pada sisi lain pandangan yang disebutkan justru mengungkapkan kalau anak yang mana terlalu gemuk dapat berisiko obesitas sehingga bukan sehat.

Hal ini yang digunakan kerap menjadi kebingungan bagi para orang tua. Pasalnya, orang tua bingung membedakan anak yang gemuk sehat, maupun tidak ada sehat. Lantas bagaimana cara membedakan gemuk yang digunakan sehat kemudian tidak ada sehat tersebut? Ahli gizi Esti Nurwanti,S.Gz, MPH menjelaskan, gemuk yang digunakan sehat lalu tiada dapat diketahui dengan kondisi tubuhnya. Esti mengatakan, anak yang gemuk sehat biasanya akan normal apabila dicek kadar steroid lalu tekanan darahnya di tubuh.

Ilustrasi anak gemuk, anak obesitas. (Shutterstock)
Ilustrasi anak gemuk, anak obesitas. (Shutterstock)

Sementara itu, anak yang mana gemuk tidaklah sehat biasanya akan disertai dengan kondisi lipid maupun tekanan darah tinggi. Mereka biasanya juga mempunyai berbagai permasalahan lainnya yang tersebut dialami.

“Gemuk sehat itu sebenarnya aku masih terus-menerus makan sama-sama berbagai jumlah total serta ukurannya sama-sama besar juga sehingga berisiko. Tapi setidaknya dia masih sehat ini kadar kolesterolnya dan juga kadar tekanan darah masih normal. Sedangkan yang mana kamu tiada sehat itu kemungkinan besar selain gemuk disertai dengan steroid tinggi tekanan darah tinggi lalu lain sebagainya,” jelas Esti pada waktu diwawancarai di area acara HealthyWay Kids beberapa waktu lalu.

Oleh sebab itu, gemuk sehat ini diukur dari status gizinya. Hal ini sebab apabila mengawasi dari bentuk tubuhnya belaka tiada bisa saja dipastikan. Oleh sebab itu, penting memperhatikan status gizinya untuk memperhatikan apakah ia sehat atau tidak.

“Gemuk sehat itu kita meninjau dari status gizinya benar-benar diukur dari status gizinya. Karena mungkin saja body image orang beda-beda kita menganggap orang kita gemuk sehat, tapi ternyata tidaklah gitu. Jadi pastikan dulu dengan status gizi apakah anak itu benar-benar gemuk sehat atau tidak,” kata Esti.

Dalam menegaskan hal ini, orang tua juga harus mengoptimalkan gizi anak, termasuk asupannya. Pasalnya, keinginan anak baik karbohidrat, lemak, protein, lalu lainnya harus terpenuhi secara pas. Tidak boleh berlebihan, ataupun kurang.

Jika berlebih, hal ini juga mampu sebabkan gemuk anak menjadi obesitas lalu alami permasalahan seperti diabetes. Apalagi, pada waktu ini sejumlah anak yang tersebut sangat suka dengan fast food. Maka dari itu, makanannya juga harus diperhatikan untuk menegaskan gemuk anak itu sehat.

“Tentunya harus mengoptimalkan gizi seimbang tadi. Gimana gizi protein, lemak, karbohidrat itu sesuai dengan kebutuhan, termasuk vitamin dan juga mineral. Pastikan juga tiada terlalu konsumsi makanan manis berlebih yang digunakan terlalu berminyak berlemak juga lain sebagainya. Apalagi sekarang anak-anak suka fast food di tempat situ kemungkinan kalori lemak sebagainya berlebih sehingga tiada dianjurkan,” pungkasnya.

Related Articles

Back to top button