Nasional

Nasdem Tegaskan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tetap Digelar November 2024

Liputan76 – JAKARTA – Ketua DPP Partai Nasdem , Taufik Basari menegaskan, pihaknya menolak wacana pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 untuk dimajukan. Ia menegaskan, sikap partainya memperkuat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah diselenggarakan sesuai dengan jadwal yang mana ada.

Diketahui, wacana penyelenggaraan pemilihan kepala daerah mampu dimajukan ke Septermber 2024. Padahal, KPU sudah tetapkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah jatuh pada November 2024.

“Kita dari awal itu tetap saja ingin agar Pemilihan Kepala Daerah dilaksanakan di dalam November sesuai dengan jadwal. Ketika ada usulan untuk dimajukan di area September, di pembahasan juga Fraksi Nasdem menolak,” tegas Taufik ketika ditemui pada Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (14/3/2024).

Pria yang dimaksud akrab disapa Tobas ini menjelaskan, penolakan Pemilihan Kepala Daerah dimajukan lantaran tak ingin proses pelaksanaan terganggu. Apalagi, kata Tobas, sedari awal KPU telah lama tetapkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah dilakukan pada November 2024.

“Terkait dengan penyelenggaraan Pilkadanya, tahapannya itu nanti akan ada tahapan-tahapan pelaksanaann yang dimaksud saling beririsan lalu tentu akan sulitkan proses pelaksanaan pemilihan gubernur tersebut,” ucap Tobas.

Di sisi lain, pemilihan kepala daerah dimajukan juga akan berdampak pada sistem tata negara. Pasalnya, kata Tobas, ada juga wacana pelantikan DPRD dimundurkan.

“Sehingga jikalau (Pilkada) dimajukan ke September, maka pelaksanaan pilkada tanpa adanya pengawasan dari DPRD, oleh sebab itu DPRD yang mana lama telah selesai, sementara DPRD yang mana baru belum dilantik,” ucap Tobas.

“Sehingga tanpa adanya pengawasan DPRD, maka hanya saja akan ada eksekutif yang mana terlibat pada prosss tahapan pemilihan gubernur tersebut. Dan ini nanti akan menjadi catatan penting ketika kepala daerahnya itu adalah PJ dan juga berlangsung tanpa pengawasan,” terangnya.

Menurutnya, konsistensi dengan jadwal pelaksanaan Pemilihan Umum yang mana telah dilakukan ditetapkan itu perlu. Untuk itu, ia pun mempertanyakan pihak yang dimaksud ingin pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2024 dimajukan.

Related Articles

Back to top button