Teknologi

Perdana, SpaceX Berhasil Kirim Pesan dari Ponsel Biasa ke Luar Angkasa

Liputan76 – JAKARTA – Perusahaan milik Elon Musk, SpaceX, mengumumkan berhasil mengirim arahan teks dari ponsel biasa ke satelit di area luar angkasa. Pencapaian ini merupakan yang digunakan pertama di sejarah.

Dalam pernyataan resminya, SpaceX menyatakan arahan yang dimaksud dikirim dari ponsel yang tidaklah dimodifikasi di area darat ke satelit yang dimaksud berada pada luar angkasa.

“Pada hari Senin, 8 Januari, kurang dari 6 hari pasca peluncuran, kami mengirim lalu menerima arahan teks pertama kami dari ponsel yang tersebut tidaklah dimodifikasi di dalam darat ke satelit baru kami di area luar angkasa menggunakan spektrum jaringan T-Mobile,” kata SpaceX dikutipkan dari PCMag, hari terakhir pekan (12/1/2024).

SpaceX tidak ada merinci hasil pengujian tersebut, seperti kecepatan, latensi, atau batasan lainnya. Namun mereka telah lama mempublikasikan foto yang tersebut menunjukkan dua iPhone menggunakan satelit Starlink untuk menyampaikan arahan teks.

Pesan-pesan pada 8 Januari juga awalnya dikirim semata-mata melalui salah satu satelit Starlink “Direct to Cell”. Apakah lima satelit lainnya akhirnya menyampaikan arahan teks juga masih belum jelas, SpaceX sampai ketika ini masih belum memberi komentar.

Mereka hanya sekali mengumumkan bahwa peluncuran lalu pengujian awal teknologi yang disebutkan semuanya selesai tanpa masalah. Korporasi menambahkan telah terjadi mengatasi tantangan kritis di mengirimkan instruksi teks dari ponsel ke satelit.

Dengan begitu sekarang pengguna ponsel dapat mengomunikasikan walaupun pada zona terhenti terestrial. Saat ini pengguna tak perlu lagi bergantung pada menara seluler terdekat yang berada di dalam Bumi sebab telah dapat terhubung ke satelit yang tersebut mengorbit.

SpaceX berencana memperluas pengujian untuk mendapat cakupan yang dimaksud tambahan luas. Mereka berencana meluncurkan layanan seluler Starlink untuk pelanggan T-Mobile, dimulai dengan arahan teks pada akhir tahun ini.

(Sumber:SindoNews)

Related Articles

Back to top button