Kesehatan

Sakit Bahu Usai Olahraga Angkat Beban, Hal ini Cara Mengatasinya Agar Tak Jadi Cidera Serius

Liputan76 – Sakit bahu usai olahraga banyak dikeluhkan berbagai orang. Beberapa olahraga yang kerap menimbulkan sakit bahu pada antaranya angkat beban, tenis, bulu tangkis, golf, kemudian juga basket. Hal ini lantaran pada olahraga tersebut, bahu jadi bagian yang mana paling banyak digunakan untuk aksi mengayun atau menahan beban.

Konsultan Sendi Bahu dan juga Siku Eka Hospital BSD, dr. Erica Kholinne, Sp.OT (K) Ph.D, menjelaskan bahwa sakit bahu pasca olahraga angkat beban bisa saja disebabkan oleh robeknya ligamen, patahnya sendi atau tulang, hingga luka.

Beberapa sakit bahu yang harus diwaspadai pasca olahraga, kata dr. Erica, adalah dislokasi, fraktur atau patah tulang, radang sendi, kemudian robekan tendon.

Dislokasi adalah kondisi ketika tulang bahu mengundurkan diri dari dari soketnya, menyebabkan rasa nyeri yang tersebut disertai dengan pembengkakan dan juga memar. Lalu fraktur tulang di dalam bahu mampu semata patah atau retak pada pada waktu jatuh atau terkena pukulan keras. Akibatnya, ketidakmampuan untuk sanggup menggerakkan lengan atau bahu terlihat menurun.

Sedangkan radang sendi merupakan kondisi dimana bursa (kantung berisi cairan yang digunakan menjadi bantalan dalam persendian bahu) membengkak serta teriritasi akibat dari aksi yang digunakan serupa berulang kali.

Terakhir, yakni robekan tendon rotator cuff pada sendi bahu, yang tersebut merupakan jenis cedera otot bahu yang ditandai dengan adanya robekan pada satu atau lebih lanjut tendon dan juga otot rotator cuff.

Lalu, bagaimana cara mengatasi sakit bahu usai olahraga angkat beban?

“Nyeri bahu sanggup mengganggu kenyamanan di beraktivitas apabila tiada ditangani dengan tepat. Penanganan nyeri bahu lantaran postur dapat dimulai dengan melakukan peredaan nyeri dengan melakukan metode RIC,” ujar dr. Erica melalui keterangan yang diterima suara.com, Hari Sabtu (13/1/2024).

Adapun RIC terdiri dari istirahat, kompres dingin, dan juga menekan dengan langkah sebagai berikut:

  1. Rest atau istirahat, yaitu dengan mengistirahatkan tangan ketika nyeri berlangsung dengan tidaklah menggerakan tangan terlalu banyak.
  2. Ice yakni kompresi dingin, yaitu dengan mengompres area nyeri bahu menggunakan kain atau benda lunak dingin, yang tersebut bertujuan untuk menurunkan rasa nyeri.
  3. Compression atau menekan untuk meredakan rasa nyeri, dengan menggunakan kain atau perban untuk menghindari pembengkakan semakin membesar.

“Melakukan latihan peregangan otot sebelum berolahraga juga sebaiknya dijalankan untuk menghindari terjadinya adanya cedera pada bahu. Jika nyeri bahu mulai terasa, hindari lakukan aktivitas fisik berat pada bahu terlebih dahulu agar nyeri bukan bertambah parah. Namun jangan sepenuhnya berhenti menggunakan bahu sebab sanggup menghambat proses penyembuhan,” beber dr. Erica.

Sedangkan pencegahan nyeri bahu setelahnya olahraga angkat beban, yaitu dengan menjaga postur tubuh bukan berubah semakin memburuk, yaitu menjaga sikap tulang belakang masih tegak.

“Ini dikarenakan postur tubuh yang tersebut buruk diketahui dapat meningkatkan risiko setiap orang di mengalami nyeri bahu,” pungkas dr. Erica.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button