Nasional

Satu Keluarga Tewas, Kapolsek Tebet Sebut Pengelola SPBU Pertamina Hiraukan Curhatan Korban tentang Tembok

Liputan76 – Sebelum roboh hingga menelan korban jiwa satu keluarga, kondisi tembok SPBU Pertamina pada Jalan Dr Supomo, Tebet, Ibukota Indonesia Selatan ternyata telah miring serta retak. Bahkan, salah satu korban tewas bernama Samedi Iriyanto sempat mengadukan permasalahan itu untuk sekuriti SPBU.

Cerita itu diungkapkan oleh Kapolsek Tebet Kompol Murodih. Namun, menurut Kapolsek, kesulitan itu bukan pernah digubris oleh pengelola SPBU hingga akhirnya tembok yang disebutkan memakan korban jiwa.

“Jadi kebetulan memang sebenarnya almarhum kalau salat itu di tempat pom bensin. Dan ia pernah ketemu sekuriti juga disampaikan bahwa tembok itu sudah ada mulai ada kerusakan, termasuk ada retak-retak dan juga kemiringan,” kata Murodih, Mulai Pekan (22/1/2024).

Sekeluarga Tewas

Sebelumnya, satu keluarga tewas tertimpa reruntuhan tembok SPBU Pertamina pada Jalan Dr Supomo, Tebet, Ibukota Indonesia Selatan, Akhir Pekan (21/1/2024) kemarin.

Diketahui, ketiga korban tewas merupakan ayah, ibu kemudian individu anak. Mereka adalah Samedi Iriyanto (80), Thio Tjnnio (74), dan juga Ami Kusuma Dewi (35).

Sementara korban lainnya yakni Muhammad Febian (8) mengambil bagian mengalami luka-luka dan juga ini dirawat di dalam RSUD Tebet.

Petugas Damkar mengevakuasi korban tembok runtuh di dalam Tebet, Mingguan (21/1/2024). (Dok. Damkar)
Petugas Damkar mengevakuasi korban tembok runtuh dalam Tebet, Hari Minggu (21/1/2024). (Dok. Damkar)

Roboh Diterpa Angin

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tembok seoanjang 30 meter dengan ketinggian 6 meter ini roboh akibat terpaan angin besar.

Sebelum diterpa angin, tembok yang dimaksud sudah ada di kondisi miring serta ada keretakan di tempat beberpa bagian.

Puslabfor Turun Tangan

Kasus tewasnya satu keluarga dikarenakan tertimpa tembok runtuh SPBU Tebet itu pada masa kini sedang diselidiki polisi.

Puslabfor melakukan olah TKP terkait satu keluarga tewas tertimpa temboh roboh dalam SPBU Tebet, Jaksel
Puslabfor melakukan olah TKP terkait satu keluarga tewas tertimpa temboh roboh di tempat SPBU Tebet, Jaksel

Siang tadi, pasukan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri melakukan olah TKP melawan tindakan hukum tembok roboh yang digunakan menewaskan satu keluarga.

Pantauan Suara.com, ada 3 personel Puslabfor yang tersebut diterjunkan. Mereka melakukan pengecekan terhapa unsur material bangunan seperti tiang penyanggah atau cakar ayam, dan juga batu yang mana dipergunakan untuk pagar.

Selain mengukur kontur lalu material bangunan, merek juga mengukur ketebalan besi tiang penyanggah.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button