Teknologi

Serba-serbi Baterai LFP yang mana Disinggung Gibran, Apakah Anti Nikel? Hal ini Bahan Baku, Keunggulan dan juga Kegunaan

Liputan76 – Pembahasan seputar sel LFP baru-baru ini semakin genjar setelahnya disebut oleh dua kandidat cawapres pemilihan 2024 di acara cara Debat Cawapres 2024 pada Mingguan (21/01/2024). Serba-serbi akumulator LFP ini perlu diketahui masyarakat.

Adu argumen tentang terminologi LFP antara Calon Wakil Presiden nomor urut 1 juga 2, Muhaimin Iskandar dan juga Gibran Rakabuming Raka semakin panas. Keduanya mengkaji masalah lithium ferro-phosphate (LFP).

Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan lithium ferro-phosphate (LFP)? Apa komponen baku elemen penyimpan daya LFP? Benarkah anti nikel sebagaimana dipermasalahkan di debat semalam? Berikut ini informasi lengkapnya. 

Apa itu Lithium Ferro-phosphate? 

Lithium ferro-phosphate atau biasa disebut LFP ini sebanding dengan Lithium iron phosphate battery (LiFePO 4 battery), yaitu jenis elemen penyimpan daya lithium-ion yang tersebut menggunakan unsur lithium iron phosphate.

LFP ini menekankan pada kinerja elektrokimia yang dimaksud baik, resistansi rendah sekaligus merupakan salah satu unsur katoda paling aman serta juga stabil yang dimaksud tersedia untuk penyimpan daya lithium-ion, disitir dari laman dragonfly energy, Awal Minggu (22/1/2024).

Baterai LFP biasanya memanfaatkan grafit sebagai materi anoda atau elektrode sebagai logam maupun penghantar listrik lain. Susunan materi kimia dari akumulator LFP dapat menghantarkan arus yang digunakan tinggi dengan stabilitas termal yang mana cukup baik, juga siklus masa pemakaian yang bisa saja berlangsung lama. 

Baterai ini mempunyai daya spesifik yang digunakan tinggi. Hal ini berarti penyimpan daya LFP dapat mengalirkan arus dan juga daya di jumlah total besar tanpa panas yang tinggi.

Namun, sel LFP ini diketahui termasuk salah satu peringkat energi spesifik terendah. Karena sel ini miliki kapasitas penyimpanan energi per berat yang mana lebih lanjut sedikit dibandingkan dengan pilihan litium-ion lainnya.

Bahan Baku Lithium Ferro-phosphate

Baterai lithium ferro-phosphate atau LFP berasal dari substansi baku besi dan juga litium, yang tersebut artinya sudah ada tidak ada lagi menggunakan nikel sebagai komponen utama.

Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif sekaligus dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) menyebutkan bahwa komponen baku akumulator LFP masih diimpor dari China dan juga masih di proses smelter. Sehingga material baku sel pada pada negeri pada waktu ini masih belum siap.

Keunggulan Baterai Lithium Ferro-phosphate

Beberapa keunggulan sel ini adalah sebagai berikut:

  1. Termasuk jenis penyimpan daya lithium-ion yang paling aman, sebab mempunyai risiko panas berlebih dan juga kebakaran yang tersebut relatif rendah. 
  2. Memiliki masa pakai yang tersebut lebih lanjut lama apabila dibandingkan dengan jenis penyimpan daya lithium-ion lainnya oleh sebab itu tingkat degradasi elemen penyimpan daya LFP yang digunakan rendah.
  3. Bahan produksi elemen penyimpan daya LFP yang mana relatif murah.
  4. Lebih ramah lingkungan dikarenakan tak beracun kemudian tak mengandung logam berbahaya seperti kobalt dan juga nikel. 

Kegunaan Lithium Ferro-phosphate

Baterai lithium frrophosphate biasa digunakan di menunjang produksi kendaraan listrik di area dunia. Dengan keamanan yang tersebut tinggi, toksisitas yang digunakan rendah, siklus hidup yang digunakan panjang dan juga faktor lainnya, elemen penyimpan daya LFP dapat berperan pada beberapa jumlah pemanfaatan kendaraan, perangkat lunak stasioner skala utilitas kemudian penyimpan daya daya cadangan. 

Tingkat discharge yang tersebut lebih banyak tinggi sangat diperlukan untuk akselerasi. Sementara, bobot yang digunakan tambahan rendah juga masa pakai yang tersebut lebih tinggi lama menjadikan sel jenis ini sangat ideal untuk forklift, sepeda, serta mobil listrik.

Seperti itulah penjelasan serba-serbi penyimpan daya LFP yang digunakan disebut Gibran serta Cak Imin pada debar cawapres semalam. Apakah kalian paham?

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button