Ekonomi

Stok Beras Bulog Turun, Pasokan Selama Ramadan juga Lebaran 2024 Aman?

Liputan76 – JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog , Bayu Krisnamurthi mengaku stok cadangan beras pemerintah (CBP) di tempat gudang mengalami penurunan. Saat ini pasokan beras yang tersebut diamankan perusahaan 1 jt ton.

Menurutnya, menipisnya stok beras pada gudang lantaran sudah ada digunakan untuk beberapa jumlah program. Dua diantaranya adalah Beras Stabilisasi Pasokan Harga Pasar (SPHP) atau operasi pangsa kemudian bantuan sosial (bansos) beras 10 kilogram (Kg).

“Yang mampu saya konfirmasi per hari ini beras Bulog sekitar 1 jt ton, ini agak merosot akibat digunakan berbagai kepentingan (program),” ujar Bayu pada forum Bicara BUMN, Ibukota Indonesia Pusat, Awal Minggu (18/3/2024).

Kendati menurun, Bayu menjamin pihaknya akan terus memenuhi pasokan beras melalui serapan dalam pada negeri lalu impor dari negara mitra. Bahkan, beliau menyampaikan stok yang mana tersisa bisa jadi memenuhi keinginan selama Ramadan kemudian Lebaran 2024.

“Namun demikian Bulog akan menambahkan melalui pengadaan di negeri dan juga luar negeri,” paparnya.

Adapun, 90% dari total pasokan beras Bulog pada waktu ini adalah beras premium yang didatangkan dari beberapa orang negara mitra. “99 persen premium, hampir semua datang dari impor,” beber dia.

Per 26 Februari 2024 sisa beras impor Bulog mencapai 1,5 jt ton. Saat itu, pasokan CBP yang tersebut telah diamankan ada pada bilangan 1,4 jt ton.

Related Articles

Back to top button