Nasional

Tak Sengaja Keluar Mani, Ini adalah Tata Cara Mandi Wajib yang dimaksud Benar di area Siklus Ramadan

Liputan76 – Mandi junub atau mandi wajib diadakan oleh umat Islam untuk menghilangkan hadas besar, yaitu kondisi yang dimaksud menghalangi seseorang untuk melaksanakan ibadah, seperti shalat, thawaf, lalu lainnya. Hadas besar biasanya terjadi oleh sebab itu pergi dari mani atau melakukan hubungan suami istri.

Mandi junub dilaksanakan dengan menjamin seluruh anggota badan bagian luar terkena air, termasuk rambut juga bulu-bulunya. Air harus mengalir sampai ke pangkal rambut juga epidermis untuk menghilangkan najis (kotoran) yang mana mungkin saja menempel.

Dilansir dari situs Kementerian Agama, ada beberapa tata cara melakukan mandi junub, niat memegang peranan penting.

Berikut tata cara mandi junub apabila mengalami mengundurkan diri dari mani

Rukun mandi junub

Ada 2 rukun yang dimaksud harus diadakan ketika melaksanakan mandi junub, yaitu:

1. Niat

Di antara lafal niat di mandi junub adalah sebagai berikut:

Nawaitul-ghusla lirafil adatsil-akbari minal-jinâbati fardlan lillâhi ta‘ala

“Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu akibat Allah ta’ala.”

Dalam madzhab Syafi’i, niat harus dilaksanakan bersamaan dengan ketika air pertama kali disiramkan ke tubuh.

2. Mengguyur seluruh badan

Saat mandi wajib, seluruh badan bagian luar harus terguyur air, termasuk rambut kemudian bulu-bulunya. Untuk bagian tubuh yang digunakan berambut atau berbulu, air harus bisa saja mengalir sampai ke bagian dermis kemudian pangkal rambut/bulu sehingga tubuh tidak ada tertempel najis.

Sunah mandi junub

Ada beberapa orang kesunnahan yang mana bisa jadi diadakan pada waktu melaksanakan mandi junub. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Imam al-Ghazali di kitab Bidâyatul Hidâyah, di dalam antaranya adalah sebagaimana berikut:

1. Membasuh tangan hingga tiga kali.

2. Membersihkan segala kotoran atau najis yang tersebut masih menempel pada badan.

3. Berwudhu dengan sempurna.

4. Mengguyur kepala sampai tiga kali, bersamaan dengan itu melakukan niat menghilangkan hadats besar.

5. Mengguyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan badan sebelah kiri juga tiga kali.

7. Menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak tiga kali.

8. Menyela-nyela rambut lalu jenggot (bila punya).

9. Mengalirkan air ke lipatan-lipatan epidermis serta pangkal rambut. Sebaiknya hindarkan tangan dari menyentuh kemaluan, kalaupun tersentuh, sebaiknya berwudhu lagi. Wallâhu a‘lam

Related Articles

Back to top button