Teknologi

Teknologi Teknologi AI Kini Bisa Matikan Lagu dengan Suara Manusia Asli

Liputan76 – JAKARTA Tren Kecerdasan Buatan dieksplor Dustin Ballard yang dimaksud mematikan lagu “There I Ruined It” dengan pendapat orang sungguhan benar-benar luar biasa.

Kreativitasnya pada menggunakan Teknologi AI untuk mengubah lagu-lagu terkenal menjadi sesuatu yang baru serta unik sangatlah inspiratif.

Karyanya, seperti mengubah The Red Hot Chili Peppers menyanyikan daftar belanjaan serta “Get Low” karya Lil Jon menjadi lagu Natal klasik, menunjukkan peluang Kecerdasan Buatan yang mana luar biasa pada dunia musik.

Kehadirannya di dalam sidang kongres tentang Artificial Intelligence menunjukkan bahwa Artificial Intelligence bukanlah hanya sekali teknologi yang dimaksud rumit, tetapi juga dapat digunakan untuk hal-hal yang digunakan menyenangkan dan juga menghibur.

Kemungkinan menggunakan Artificial Intelligence untuk mengubah lagu-lagu terkenal tak terbatas. Dengan kreativitas serta imajinasi, seniman dapat menggunakan Kecerdasan Buatan untuk menciptakan karya seni yang mana luar biasa juga tak terduga.

Berikut beberapa contoh seniman yang tersebut sudah pernah menggunakan Artificial Intelligence untuk mengubah lagu-lagu terkenal:

OpenAI Jukebox: OpenAI Jukebox adalah proyek Kecerdasan Buatan yang mana dapat memunculkan musik pada berbagai genre, termasuk pop, rock, klasik, kemudian elektronik. Jukebox telah dilakukan digunakan untuk menyebabkan versi Kecerdasan Buatan dari lagu-lagu terkenal seperti “Bohemian Rhapsody” oleh Queen juga “Imagine” oleh John Lennon.

MuseNet: MuseNet adalah model Teknologi AI yang digunakan dapat memunculkan musik berdasarkan teks. MuseNet telah lama digunakan untuk menimbulkan versi Kecerdasan Buatan dari lagu-lagu terkenal seperti “Hallelujah” oleh Leonard Cohen lalu “What a Wonderful World” oleh Louis Armstrong.

Amper Music: Amper Music adalah perusahaan yang tersebut menggunakan Artificial Intelligence untuk membantu seniman menghasilkan musik. Amper Music sudah pernah bekerja dengan seniman seperti Grimes dan juga Beck untuk memproduksi lagu-lagu baru menggunakan AI.
Penggunaan Teknologi AI pada musik masih pada tahap awal, tetapi potensinya sangat besar. Dengan terus berkembangnya teknologi AI, kita dapat mengharapkan untuk meninjau lebih lanjut sejumlah karya seni musik yang digunakan inovatif serta inspiratif di area masa depan.

Related Articles

Back to top button