Kesehatan

Tersangkut Kasus Bandung Smart City, Sekda Ema Sumarna Mundur

Liputan76 – JAKARTA Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna , mundur dari jabatannya. Hal ini pasca dirinya tersangkut persoalan hukum dugaan suap Bandung Smart City oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mundurnya Ema Sumarna dari Sekda Bandung ini dijelaskan oleh pengacaranya, Rizky Rigantara yang menyebutkan, kliennya telah dilakukan melayangkan surat pengunduran diri dari Sekda Pusat Kota Bandung.

“Pak Ema per kemarin telah mengajukan pengunduran diri sebagai Sekda Bandung, biar lebih tinggi fokus menghadapi proses hukum,” kata Rizky, Kamis (14/3/2024).

Menurutnya, surat pengunduran diri yang dimaksud tinggal menanti respons dari pihak terkait. “Tentu lewat ke Gubernur melalui Wali Kota, nanti tujuan ke Kementerian (Kemen PANRB),” ucapnya.

Sebelumnya, KPK sudah selesai memeriksa Sekda Perkotaan Bandung, Ema Sumarna. Pemeriksaan yang dimaksud di kapasitasnya sebagai saksi di perkara dugaan korupsi pengadaan CCTV serta jasa penyediaan internet di area Bandung pada inisiatif Bandung Smart City.

Usai pemeriksaan, Ema enggan banyak berkomentar perihal materi pemeriksaannya. “Ke pengacara, cukup. Mohon doanya,” ujar Ema usai pemeriksaan di dalam Gedung Merah Putih KPK.

Sementara Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengungkapkan terkait terperiksa baru pada tindakan hukum tersebut. “Kami mau mengonfirmasi bahwa itu betul ada pengembangan perkara di area sana, kemudian sudah ada pada proses penyidikan,” kata Ali terhadap wartawan di dalam Gedung Merah Putih KPK, Rabu (13/3/2024).

Ali hanya sekali memberikan kisi-kisi terkait dituduh berasal dari kalangan eksekutif kemudian legislatif di dalam Perkotaan Bandung.

“Beberapa pihak telah ditetapkan sebagai TSK (tersangka), baik dari pihak eksekutif Pemerintahan Perkotaan Bandung, maupun dari pihak legislatif DPRD,” ujarnya.

Ali melanjutkan, proyek konstruksi perkara serta daftar nama dituduh akan disampaikan pada waktu pengumuman penetapan kemudian pemidanaan tersangka. Berdasarkan informasi yang digunakan diterima, merek yang mana ditetapkan sebagai dituduh adalah Sekda Daerah Perkotaan Bandung Ema Sumarno, juga empat anggota DPRD Bandung Riantono, Achmad Nugraha, Ferdy Cahyadi, lalu Yudi Cahyadi.

Related Articles

Back to top button