Otomotif

Tesla Bagikan Diskon Hingga Rupiah 85 Juta, Takut Kalah Saing dengan BYD?

Liputan76 – Pabrikan mobil listrik, Tesla membagikan kabar gembira untuk konsumen dengan memberikan diskon hingga Mata Uang Rupiah 85 juta. Apakah ini efek dari BYD yang tersebut sedang gencar merayu konsumen?

Dilansir dari Electreck, Tesla mencoba membujui konsumen dengan memberikan diskon hingga RP 85 jt untuk Model Y pada pangsa China.

Diskon ini menjadi langkah untuk mampu mengantisipasi gempuran dari BYD yang mana akhir-akhir ini menggeser posisinya di tempat pangsa mobil listrik di tempat China.

Diskon ini juga diaplikasikan dalam pangsa Eropa untuk Tesla Model Y. Harga Tesla Model Y di tempat pangsa Eropa dibanderol 55,9 ribu Euro atau setara Simbol Rupiah 95 juta. Setelah didiskon, nilai tukar turun ke 49,9 ribu Euro atau setara dengan Simbol Rupiah 849 juta.

Tesla Model Y, diabadikan di area San Francisco, California, Amerika Serikat, sekitar Januari 2020 [Shutterstock].
Tesla Model Y, diabadikan dalam San Francisco, California, Amerika Serikat, sekitar Januari 2020 [Shutterstock].

Tesla juga sudah pernah mengumumkan penurunan tarif untuk mobil listrik Model Y dalam beberapa negara Eropa. Di Prancis, biaya mobil ini dipangkas sebesar 6,7 persen, sementara di dalam bursa otomotif Denmark, potongan nilai tukar mencapai 10,8 persen. Di Belanda, konsumen dapat menikmati potongan tarif sebesar 7,7 persen untuk Tesla Model Y.

Norwegia juga mendapatkan keuntungan dari penurunan tarif ini, dengan diskon berkisar antara 5,6 persen hingga 7,1 persen untuk Model Y. Menariknya, Model Y menjadi mobil listrik terlaris di tempat Jerman pada tahun 2023, dengan mencatatkan data sekitar 45.800 registrasi mobil baru.

Langkah-langkah penurunan biaya ini mungkin saja menjadi strategi Tesla untuk menjaga daya saingnya dalam pangsa mobil listrik Eropa yang tersebut semakin berkembang.

Dengan penurunan harga, diharapkan dapat merangsang minat konsumen dan juga memperluas pangsa pangsa bagi mobil listrik Tesla, teristimewa Model Y yang dimaksud telah dilakukan terbukti populer di dalam beberapa negara Eropa.

Akankah diskon ini juga akan berlaku untuk komoditas yang dimaksud ada di tempat Indonesia?

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button