Otomotif

Tips Aman Berkendara ketika Puasa, Paling Penting Kontrol Diri

Liputan76 – JAKARTA – Tips aman berkendara ketika puasa penting untuk dipahami agar selamat sampai tujuan juga ibadah juga tetap memperlihatkan lancar.

Berkendara pada waktu puasa pada bulan Ramadan memang benar tambahan menantang ketimbang hari biasa lantaran diperlukan kesabaran berlebih, stamina juga konsentrasi lebih.

Saat berpuasa orang cenderung mudah emosi lantaran menahan lapar, kantuk lalu haus, sementara lalu lintas ketika Ramadan juga cenderung lebih banyak padat ketimbang hari-hari biasa.

Berikut tips aman berkendara ketika puasa dilansir dari laman Suzuki, Rabu (12/3/2024):

1. Cukup Istirahat

Tubuh manusia membutuhkan istirahat cukup agar tetap memperlihatkan fit. Istirahat yang tersebut cukup bervariasi pada tiap orang, namun biasanya dikisaran 7-8 jam sehari. Saat bulan puasa, biasanya ritme seseorang berubah oleh sebab itu jadwal aktivitas juga berubah. Penting diperhatikan, waktu istirahat jangan sampai terganggu. Sebab, jikalau tubuh kurang istirahat tentu akan berpengaruh pada waktu mengemudi. Kurang konsentrasi akibat mengantuk tentu sangat berbahaya di tempat jalanan.

2. Asupan makanan yang tepat

Meski terdengar tak ada kaitannya dengan puasa lalu mengemudi, asupan makanan yang tersebut tepat ternyata berpengaruh juga. Saat sahur lalu berbuka, apabila makanan juga minuman yang dimaksud dikonsumsi tak sehat serta kurang bergizi tentu akan memengaruhi kebugaran ketika berkendara. Perhatikan pola makan sehat juga konsumsi suplemen apabila diperlukan.

3. Jangan mengebut

Tips aman berkendara pada waktu puasa selanjutnya adalah tiada mengebut dan juga mengemudi zig zag. Sebab pada waktu puasa orang cenderung tak seprima pada kondisi tak berpuasa. Apalagi kondisinya telah sore hari tentu cadangan makanan dalam tubuh telah menipis serta dahaga semakin membuncah. Dalam kondisi semacam ini dapat dipastikan tubuh telah agak lemas lalu konsentrasi semakin menurun. Lantaran itu, tidak ada disarankan mengemudi secara agresif.

4. Suhu AC jangan terlalu dingin

Kurang tidur seringkali menjadi kesulitan berbagai orang ketika bulan puasa. Di siang hari, pada waktu berkendara hindari menyetel AC mobil terlalu dingin sebab akan memicu kantuk semakin berat. Pilihan musik berirama rendah yang digunakan mengalun juga sebaiknya dihindari lantaran bisa saja meninabobokkan pengendara.

Baca Juga: Mengenal Sepatu Mengemudi, Sudah Ada sejak 1963

5. Jangan paksakan diri

Memahami kekuatan tubuh kemudian pikiran menjadi kunci utama untuk selamat di area jalan. Jika telah terlalu lelah atau ngantuk sebaiknya menepi untuk mencari tempat istirahat. Tidak kesulitan sampai lebih banyak lambat ke tempat tujuan jika selamat.

6. Kontrol diri

Jalanan tak pernah sepi, apalagi jelang waktu berbuka puasa, setiap saat penuh dengan kendaraan lain dan juga lalu lalang pejalan kaki. Tanpa meninggikan tingkat kesabaran pada ketika berpuasa, tentu akan berisiko pada waktu berkendara.

Dalam situasi semacam ini langkah terbaik adalah tarik napas dalam-dalam serta renungkan tentang pentingnya bersabar dan juga mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Sebab, emosi semata-mata akan menyebabkan kehilangan konsentrasi.

7. Gunakan bantuan teknologi

Tips aman berkendara ketika puasa selanjutnya adalah memanfaatkan teknologi untuk memperlancar perjalanan. Dengan bantuan Waze atau Google Maps pengemudi akan mendapatkan tawaran rute terbaik ke lokasi tujuan.

Demikian tips aman berkendara pada waktu puasa agar selamat sampai tujuan serta ibadah kita diterima oleh Allah SWT.

Related Articles

Back to top button