Teknologi

Transaksi Kripto di area Indonesia Terbesar Posisi ke-7 Dunia, Gudang Kripto Bikin Aplikasi komputer dan juga Token GIDR

Liputan76 – JAKARTA – Mengawali 2024, PT Gudang Kripto Indonesia merilis aplikai perangkat lunak pertukaran aset kripto GudangKripto juga token GIDR. Hal ini salah satunya lantaran optimisme pertukaran aset kripto Tanah Air dalam 2024. Laporan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) per-November 2023 mencatat, ada peningkatan penanam modal kripto dalam Indonesia sebesar 10,27 persen dari periode sebelumnya sehingga menjadi 18,25 jt atau terbesar nomor tujuh di dalam dunia.

CEO GudangKripto Gede Buwana Mahartapa mengatakan, pihaknya berupaya merespon tingginya pertumbuhan penanam modal kripto dalam Indonesia.

“Kami menghadirkan layanan aplikasi mobile kripto ramah bagi segala pengguna termasuk pemula. Disana mereka sanggup trading aset kripto, mendapat edukasi tentang seluk beluk dunia kripto, juga menjadi mengerti cara menganalisa grafik pergerakan nilai aset kripto,” bebernya.

Selain aplikasi, merekan juga mengenalkan token GIDR (Gold IDR) atau Gudang Kripto IDR. Setiap deposit di area GudangKripto maka akan dikonversi menjadi Token GIDR.

Token Bisa Ditukar Emas

Transaksi Kripto di tempat Indonesia Terbesar Ke-7 Dunia, Gudang Kripto Bikin Aplikasi komputer lalu Token GIDR

Gede menyebut, GIDR dikembangkan dengan menggandeng PT Pegadaian. “Pemegang GIDR akan menikmati keuntungan unik dari konversi dengan segera senilai harga jual emas asli. Jadi, ketika keseimbangan deposit pengguna telah dilakukan terkumpul senilai satu gram emas, maka seketika pula dapat ditukarkan dengan emas sungguhan,” ungkapnya.

Menurutnya, GIDR menjadi jembatan antara mata uang konvensional dan juga digital. “Kami meyakini nilai pembangunan ekonomi emas terus berprogres di tempat era ekonomi digital,” bebernya.

Menyasar Pemodal Kripto Pemula

COO GudangKripto Thiar Brahmanthia mengatakan, aplikasi mobile GudangKripto menyasar pemodal kripto pemula. ”Sangat penting bagi para trader atau penanam modal kripto pemula di memilih program kripto,” ujarnya.

Ia menyebut, menjamurnya program kripto pada Indonesia justru menyebabkan para penanam modal pemula limbung memilih aplikasi mobile trading kripto yang tersebut tepat.

Thiar mengklaim, perangkat lunak GudangKripto memberi berbagai fitur, menyajikan analisa pergerakan nilai aset terakurat, dan juga mudah pada melakukan deposit kemudian penarikan.

Mereka juga telah terdaftar di dalam Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) yang mana dituangkan pada surat Keputusan Kepala BAPPEBTI Nomor: 013/BAPPEBTI/CP-AK/4/2022.

Meski masih baru, GudangKripto pada waktu ini memiliki lebih tinggi dari 1.500 pengguna apikasi dengan total kegiatan harian sebanyak Rp1 miliar.

“Kami memberikan lebih lanjut dari 50 aset kripto terdaftar sehingga memudahkan pengguna mencari alternatif pilihan,” beber Thiar yang menyampaikan bahwa GudangKripto juga sudah ada mengantongi sertifikat dari Kementrian Kominfo melalui pendaftaran pada Penyelenggara Sistem Elektronik(PSE).

(Sumber:SindoNews)

Related Articles

Back to top button