Teknologi

Tumbuhkan Talenta Digital di tempat Pesantren, Huawei Hadirkan Digisantri

Liputan76 – JAKARTA – Kebutuhan akan sumber daya manusia (sdm) atau Talenta digital dalam Indonesia memang benar masih membutuhkan banyak pengembangan sekaligus tantangan di tempat sedang zaman digital ketika ini.

Untuk diketahui, talenta digital adalah keterampilan lalu kemampuan yang berkaitan dengan pemakaian teknologi lalu platform digital digital di berbagai bidang.

Saat ini, memiliki talenta digital bisa jadi jadi hal yang digunakan menjanjikan. Lantaran dunia digital yang terus tumbuh dengan cepat. Sehingga anak-anak muda harus terus belajar dan juga mengikuti perkembangan terbaru di lapangan usaha ini.

Meski para santri pada pondok pesantren kemudian anak di dalam panti asuhan mempunyai keterbatasan akses internet juga gadget, namun bukanlah menjadi penghalang untuk merek terus progresif juga berinovasi dengan kreatifitas.

Alhasil untuk makin menunjang lalu mengasah kemampuan anak-anak dalam pondok pesantren kemudian panti asuhan, Huawei Indonesia memberikan donasi CSR Ramadan sebagai perangkat telekomunikasi dan juga penunjang kegiatan belajar mengajar.

Hal ini untuk diadakan untuk meningkatkan minat dan juga kesadaran digital di tempat lingkungan sekolah Islam. Ada lima pondok pesantren (ponpes) kemudian sembilan panti asuhan yang menerima bantuan tersebut. Diantaranya Pesantren kemudian SMK Nurul Qolbi di tempat Bekasi, Jawa Barat lalu Panti Asuhan Yayasan Al Kahfi dalam Jakarta.

Secara keseluruhan ada 12 kota sasaran bantuan. Kota-kota yang dimaksud dalam antaranya Makassar, Pontianak, Denpasar Pekanbaru, Jakarta, Bekasi, Bandung, Sumedang, Semarang, Surabaya, Palembang, kemudian Medan.

Acara ini telah memasuki tahun kelima di penyelenggaraannya. Pertemuan ini diadakan sebagai bagian dari komitmen perusahaan pada menyambut bulan suci Ramadan juga memberikan sumbangan positif bagi penduduk khususnya di hal penguasaan teknologi digital.

“Diharapkan dengan adanya penguasaan teknologi dapat membantu para santri menyiapkan diri menghadapi persaingan di dalam era digital yang mana sangat dinamis. Karena Indonesia sedang dilanda krisis talenta digital,” ujar Mohammad Rosidi, Director of ICT Strategy and Business Huawei Indonesia untuk SINDOnews.com di tempat sela-sela acara di area Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Ibukota Pusat, Selasa (26/3/2024) sore.

Melalui acara “I Do Care”, Huawei terus berkontribusi teristimewa di pemanfaatan teknologi bagi semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan juga perempuan. Huawei Peduli – Ramadhan 1445 H berfokus menyebarkan kebaikan digital dalam kalangan santri kemudian pesantren melalui acara Digisantri.

Related Articles

Back to top button