Olahraga

Tyson Fury Bisa Dipaksa Lawan Petinju Raja KO Tak Terkalahkan

Liputan76 – Tyson Fury dapat dipaksa bertarung melawan petinju raja ko tak terkalahkan setelahnya duel unifikasi peringkat kelas berat melawan Oleksandr Usyk. Juara dunia kelas berat WBC Tyson Fury dapat dipaksa untuk melakukan perebutan penghargaan melawan petinju kelas berat tak terkalahkan, Frank Sanchez.

Tyson Fury akan menghadapi Oleksandr Usyk di pertarungan penyatuan empat sabuk pertama pada sejarah kelas berat pada 18 Mei di dalam Arab Saudi. Namun, para penantang akan bertarung habis-habisan untuk bersaing untuk hak untuk menantang gelar kejuaraan WBC di dalam kemudian hari.

Sanchez, yang digunakan mempunyai rekor 24-0 dengan 17 KO, terakhir kali menghentikan Junior Fa pada tujuh ronde pada pertandingan undercard Anthony Joshua dalam bulan Desember. Di di malam hari yang sama, Agit Kabayel yang dimaksud mempunyai rekor 24-0 mengalahkan Arslanbek Makhmudov serta sekarang petinju Jerman yang disebutkan akan berjuang melawan Sanchez. Pemenangnya akan mendapatkan kesempatan untuk menantang juara WBC.

Rekan manajer Sanchez, Mike Borao, mengungkapkan terhadap Sky Sports: “Bagi kami, kami 100 persen berjuang untuk memproduksi pertarungan melawan Kabayel. Kedua petarung mempunyai penampilan yang digunakan fantastis pada Arab Saudi, jadi ini adalah pertarungan yang mana wajar untuk dijalankan dengan bonus tambahan sebab petarung yang dimaksud kalah dipanggil oleh WBC.”

“Saya tahu PBC [Premier Boxing Champions] akan mengadakan pertarungan di tempat AS, tetapi di area mana pun itu pada akhirnya, itu akan menjadi pertarungan yang digunakan bagus – ini kemungkinan besar rute tercepat menuju gelar kejuaraan juara dunia bagi kedua petarung. Kabayel tampil luar biasa ketika menghadapi Makhmudov, namun Frank ingin menjadi juara dunia, maka ia bersedia menghadapi tantangan berat dari Kabayel.”

Tyson Fury, 35, dijadwalkan bertarung melawan Usyk, 37, pada 17 Februari, namun lantaran ada pemotongan waktu latihan dua minggu sebelumnya, maka pertandingan yang disebutkan harus ditunda. Keduanya masih terikat kontrak untuk dua pertarungan, yang digunakan berarti pertandingan ulang harus segera dilakukan. Jadi, sang juara tak terkalahkan ini terlihat terikat untuk tahun ini, kemudian para penantang lainnya harus menanti lama untuk kesempatan perebutan gelar.

Related Articles

Back to top button