Nasional

Yenny Wahid Sebut Gimik Gibran Terjadi Kerusakan Debat Cawapres: Meremehkan Paslon Lain

Liputan76 – Kubu Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menilai suasana debat keempat Pilpres 2024 rusak dengan aksi gimik yang dijalankan oleh Cawapres Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka.

Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud, Zaanuba Arifah Chafsoh alias Yenny Wahid, menyatakan aksi Gibran pada debat keempat dianggap bukan menjalankan norma kesopanan. Awalnya, Yenny menyampaikan bahwa secara umum debat cawapres sudah ada berjalan dengan baik.

“Secara umum baik, walau ada satu dua permasalahan ketika berkaitan dengan sikap jadi seharusnya debat ini adalah event bagi para pemirsa dalam Indonesia untuk meninjau isi kepala paslon berkaitan dengan kebijakan berkaitan dengan regulasi berkaitan dengan apa yang tersebut akan merekan usung menjadi prioritas ketika nanti menjabat jadi presiden serta wapres,” kata Yenny diambil Mulai Pekan (22/1/2024).

Baca juga:

  • Raffi Ahmad Puji Gibran, Nagita Slavina Melongo Tatap Suami Selvi Ananda
  • Sikap Mahfud MD Tak Mau Jawab Pertanyaan Gibran Disorot, Netizen Kaitkan Kisah Imam Syafi’i Berdebat dengan Orang Bodoh
  • Gibran Diyakini Tak Asal Pilih, Jaket Naruto Ternyata Mengandung Pesan Dalam

Ia pun menyayangkan, di panggung debat Hari Minggu di malam hari menjadi rusak akibat adanya salah satu kandidat cawapres yang mana dianggap tak sopan.

“Agak sedikit disayangkan sih.. Bahwa kemudian suasana sedikit rusak ketika ada persoalan cara menyampaikan debat yang tersebut bukan sesuai dengan norma kesopanan di area Indonesia,” tuturnya.

“Jadi ada penilaian seolah-olah ada paslon tertentu berupaya untuk meremehkan paslon lainnya,” sambungnya.

Lantaran itu, Yenny menegaskan bahwa warga membutuhkan debat yang isinya subtantif tidak juga menjatuhkan orang lain.

“Menurut saya kita membutuhkan debat yang mana bermartabat debat menggali substansi hukan debat yang tersebut diiisi upaya-upaya untuk menjatohkan orang lain dengan cara yang mana tidaklah sopan,” pungkasnya.

Aksi Gibran Mahfud

Sebelumnya, cawapres nomor urut 3 Mahfud MD menganggap cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka ngarang di penjelasannya perihal Greenflation atau Inflasi Hijau.

Hal itu terjadi di area segmen 4 Debat Keempat Pilpres 2024 dalam JCC Senayan, Jakarta, Hari Minggu (21/1/2024). Gibran awalnya diberi kesempatan bertanya untuk Mahfud tentang Greenflation. Mahfud pun menjawabnya dengan mengartikan naiknya harga hijau serupa dengan perekonomian hijau.

Namun, Gibran merasa jawaban Mahfud itu sejenis sekali tak menjawab pertanyaanya persoalan bagaimana mengatasi pemuaian hijau. Bahkan, Gibran dengan menunjukan gestur mencari sesuatu.

Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka alias Gibran menyampaikan pandangannya pada waktu Debat Keempat Pilpres 2024 di dalam Ibukota Indonesia Convention Center (JCC), Jakarta, Hari Minggu (21/1/2024) malam. [ANTARA Foto/M Risyal Hidayat]
Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka alias Gibran menyampaikan pandangannya pada waktu Debat Keempat Pilpres 2024 pada Ibukota Indonesia Convention Center (JCC), Jakarta, Hari Minggu (21/1/2024) malam. [ANTARA Foto/M Risyal Hidayat]

“Saya lagi nyari jawabannya Prof Mahfud, saya nyari-nyari di tempat mana ini jawabannya? kok gak ketemu jawabannya. Saya tanya permasalahan pemuaian hijau, kok malah menjelaskan sektor ekonomi hijau, Prof Mahfud yang tersebut namanya greenflation itu, pemuaian hijau itu ya kita kasih contoh yang tersebut simpel saja,” kata Gibran.

Gibran lantas memperlihatkan apa yang terjadi di tempat Francis adanya sebuah demo yang dimaksud memakan korban akibat naiknya harga hijau. Namun mendengar hal itu, Mahfud merasa tanggapan Gibran juga sejenis sekali tak menjawab. Ia lantas enggan meneruskan untuk menanggapi Gibran.

“Saya juga ingin mencari tuh, jawabannyua ngawur juga tuh. Gila nih, ngarang-ngarang ndak karuan, mengait-kaitkan dengan sesuatu yang mana bukan ada, gitu ya,” tuturnya.

“Gini loh, kalau akademisi itu, gampangnya kalau bertanya yang mana gitu-gitu itu recehan, recehan, recehan. Oleh sebab itu, itu tiada layak dijawab menurut saya. Oleh sebab itu, saya kembalikan cuma ke moderator, ya emang ndak layak dijawab pertanyaan kayak gini ini. Saya kembalikan, ndak ada gunanya menjawab,” katanya.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button